MALANG - Dalam rangka pekan ASI sedunia RS Hermina Tangkupan Perahu Malang Mengadakan Seminar dengan tajuk “Prioritas menyusui membangun sistem dukungan berkelanjutan” di adakan hari Kamis (7/08/025) di Lantai 3 RS. Hermina Tangkuban Perahu Malang turut hadir dalam acara ini yaitu Perwakilan Dinas Kesehatan Kota Malang, drg. Muhammad Zamroni, Kepala Puskesmas Arjuno, dr. Edy Dwitanto, Perwakilan dari Puskesmas Bareng, drg. Dinna Indarti, dan Sebagai Nara Sumber adalah Dr. dr. Prita Muliarini, Sp.OG(K), MH, FISQua, dan dr. Dian Maharani Yulia Martha, Sp.A,.
Wakil direktur RS Hermina Yuliani Ningsih,S.Kep, Ners,M.Kes dalam sambutanya menjelaskan bahwa keberhasilan pemberian ASI, terutama ASI eksklusif, bukan hanya tanggung jawab seorang ibu, tetapi juga memerlukan dukungan dari keluarga, tenaga kesehatan, institusi layanan kesehatan, hingga pemerintah.
Sebagai rumah sakit yang berkomitmen pada kesehatan ibu dan anak, RS Hermina Tangkubanprahu terus berupaya untuk mendukung para ibu menyusui melalui berbagai program dan fasilitas. Salah satunya adalah Klinik Laktasi yang kami miliki, yang didukung oleh konselor laktasi bersertifikasi yang siap memberikan edukasi, konsultasi, serta pendampingan bagi ibu menyusui sejak masa kehamilan hingga pascapersalinan, ujarnya.
Sementara itu Yuliani Menambahkan ,Dalam pekan ASI tahun 2025 ini, sejak tanggal 1 sampai dengan hari ini, rangkaian acara edukasi kami selenggarakan, yakni edukasi on Air dengan Radio Mas FM, IG Live, Edukasi pada channel Youtube Hermina dan Medsos Instagram, Edukasi di Sekolah SMA Negeri 3 Kota Malang dan pada acara puncak hari ini terselenggara seminar awam.
Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para narasumber kita hari ini yang telah meluangkan waktu untuk berbagi ilmu dan wawasan, serta kepada para tamu undangan dan peserta yang antusias mengikuti kegiatan ini. Harapan kami, melalui kegiatan ini, semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya ASI, serta bagaimana kita semua dapat berperan dalam menciptakan sistem dukungan yang berkelanjutan bagi para ibu menyusui. Jelasnya.
Editor : A. Nugroho