Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Profil Hanania Kids Clinic, Optimalkan Tumbuh Kembang Anak dengan Pendekatan Terpadu

Aditya Novrian • Kamis, 18 Desember 2025 | 18:38 WIB
PENDIRI: Zakiyah Rahmani bersama sang suami Dicky Faturachman membangun bersama Hanania Kids Clinic atas dasar kecintaannya pada tumbuh kembang anak.
PENDIRI: Zakiyah Rahmani bersama sang suami Dicky Faturachman membangun bersama Hanania Kids Clinic atas dasar kecintaannya pada tumbuh kembang anak.

BERAWAL dari kegelisahan melihat layanan perkembangan anak yang masih terpisah-pisah, Zakiyah Rahmani memilih menempuh jalan berbeda. Psikolog yang akrab disapa Icha itu mendirikan Hanania Kidz Clinic pada 2023 dengan satu gagasan utama. Yakni anak harus ditangani secara utuh, melibatkan dokter, psikolog, dan terapis dalam satu alur layanan.

Kini, klinik yang beralamat di Jalan Soekarno Hatta Indah Nomor 4, Kecamatan Lowokwaru, tersebut kian dikenal para orang tua. Bukan tanpa alasan. Hanania Kidz Clinic menawarkan pola penanganan yang jarang ditemui, yakni kolaborasi intens lintas profesi dalam satu sesi perawatan.

”Di banyak tempat, orang tua harus berpindah-pindah layanan. Kami ingin semuanya terintegrasi dalam satu kunjungan,” ujar Zakiyah Rahmani MPsi, Psikolog, Pendiri Hanania Kidz Clinic. Setiap anak yang datang ke Hanania tidak langsung masuk ruang terapi. Pemeriksaan selalu diawali oleh dokter anak untuk memastikan kondisi fisik dan tumbuh kembang.

Setelah itu, dokter dan psikolog meluangkan waktu sekitar 15 menit untuk berdiskusi, membahas temuan masing-masing sebelum menentukan pendekatan terapi yang tepat. Baru kemudian anak menjalani sesi bersama psikolog.

Menurut Zakiyah, pola ini penting agar penanganan tidak bersifat asumtif. ”Anak itu unik. Tidak bisa disamaratakan. Karena itu kami mengenal anak sejak awal masuk sampai selesai terapi,” katanya.

Pendekatan personal dan berkesinambungan itu menjadi ciri khas Hanania Kidz Clinic. Setiap perkembangan anak dipantau secara berkala. Evaluasi rutin dilakukan sebelum anak dinyatakan lulus dari program terapi. Hal ini membuat orang tua merasa lebih tenang karena prosesnya terukur dan transparan.

Dalam waktu dua tahun, Hanania Kidz Clinic berkembang pesat. Jumlah klien meningkat signifikan hingga membuat kapasitas layanan bertambah hampir dua kali lipat. Respons masyarakat pun disebut Zakiyah sangat positif.

”Orang tua merasa terbantu karena dalam satu kunjungan, anak bisa ditangani lebih dari satu ahli,” ujarnya.

Layanan yang disediakan juga cukup luas. Mulai dari psikologi anak, remaja, dan dewasa, konsultasi keluarga, pra-nikah, asesmen psikologi, hingga penanganan kesulitan belajar. Selain itu, tersedia evaluasi tumbuh kembang terintegrasi yang mencakup pemeriksaan fisik, fungsi bicara, pendengaran, serta aspek psikologis.

Tahun ini, Hanania Kidz Clinic kembali melakukan pengembangan. Klinik tersebut membuka program afterschool berupa kelas siap belajar dengan evaluasi sebelum dan sesudah kegiatan bersama psikolog. Ada pula kelas menggambar untuk anak usia prasekolah yang memadukan seni dan pendekatan psikologi.

”Kami juga sedang menyiapkan kelas bonding orang tua dan anak. Kegiatannya dirancang ringan dan menyenangkan, tapi tetap bermakna,” jelas Zakiyah.

Bagi Zakiyah, Hanania Kidz Clinic bukan sekadar tempat praktik profesi. Ia ingin klinik ini menjadi ruang aman bagi anak dan orang tua untuk tumbuh bersama, dengan pendampingan yang komprehensif dan manusiawi. (aff/adn)

Editor : A. Nugroho
#psikolog #klinik #dokter #malang