RADAR MALANG – Hipertensi menjadi salah satu penyakit berbahaya yang sering kali tidak menimbulkan keluhan sehingga mendapat julukan The Silent Killer. Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi ketika tekanan darah berada di atas batas normal.
Seseorang dapat didiagnosis menderita hipertensi apabila tekanan darah sistolik mencapai lebih dari 140 mmHg dan/atau tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Diagnosis biasanya ditegakkan setelah dilakukan pemeriksaan minimal dua kali kunjungan dengan hasil tekanan darah yang tetap tinggi atau tidak kunjung menurun.
Jika tidak ditangani dengan baik, hipertensi dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit berbahaya, seperti penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, serta gangguan kesehatan lainnya. Oleh karena itu, pemeriksaan tekanan darah secara rutin sangat penting dilakukan agar kondisi ini dapat terdeteksi sejak dini dan tidak berkembang menjadi lebih parah.
Deteksi dini menjadi langkah penting bagi setiap orang untuk mencegah komplikasi yang dipicu oleh hipertensi. Penyakit ini umumnya dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pola makan tidak sehat yang tinggi gula, garam, dan lemak.
Sebagian besar penderita hipertensi mengaku masih merasa segar dan tidak merasakan gejala apa pun. Namun, kondisi inilah yang justru perlu diwaspadai karena tekanan darah dapat terus meningkat tanpa disadari. Jika tidak dikontrol, risiko terjadinya komplikasi akan semakin besar dan sering kali baru diketahui saat kondisi sudah cukup parah.
Penanganan hipertensi bertujuan untuk mengontrol tekanan darah sekaligus mencegah kerusakan pada organ penting, seperti jantung, ginjal, dan otak. Dengan menerapkan pola hidup sehat serta melakukan pemeriksaan kesehatan, risiko hipertensi dapat ditekan sehingga kesehatan tetap terjaga.
Penulis: Intan Nurlita Dewi
Editor : Aditya Novrian