RADAR MALANG – Suplemen yang mengandung vitamin dan mineral dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi harian. Namun saat sedang dalam kondisi khusus seperti sakit, konsumsi obat dan suplemen secara bersamaan tidak selalu dianjurkan karena dapat memengaruhi cara tubuh menyerap dan memproses keduanya.
Berikut daftar suplemen yang tidak dapat diminum bersamaan, menurut Hello Sehat.
- Suplemen minyak ikan dengan obat pengencer darah
Suplemen minyak ikan mengandung asam lemak omega-3 yang dapat mengurangi peradangan pada tubuh dan sekaligus meningkatkan suasana hati.
Sementara itu, obat pengencer darah yang berasal dari ginkgo biloba atau bawang putih dapat mencegah penggumpalan darah.
Apabila keduanya diminum secara bersamaan, efek pengenceran darah akan meningkat dan dapat menyebabkan perdarahan dalam tubuh.
Oleh karena itu, penggunaan suplemen minyak ikan dengan obat lain, seperti aspirin, ibuprofen, dan naproxen sebaiknya dihindari.
- Suplemen zinc dengan antibiotik
Mengonsumsi suplemen zinc dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar tidak mudah sakit. Sedangkan antibiotik berfungsi untuk menghentikan perkembangan bakteri dan mencegah infeksi.
Namun, suplemen zinc yang diminum bersamaan dengan antibiotik membuat tubuh kesulitan untuk menyerap obat-obatan dengan kata lain tidak akan membantu kinerja antibiotik.
Oleh karena itu, antibiotik dianjurkan diminum dua jam sebelum atau 4-6 jam sesudah mengonsumsi suplemen zinc.
Selain obat-obatan, terdapat suplemen vitamin dan mineral yang tidak boleh diminum bersamaan dengan suplemen herbal. Berikut daftarnya menurut Hello Sehat.
- Suplemen zat besi dengan suplemen teh hijau
Zat besi dibutuhkan untuk menyalurkan oksigen ke setiap sel-sel agar tubuh tetap berenergi. Kakurangan zat besi dalam tubuh dapat dipenuhi dengan mengonsumsi suplemen.
Sementara itu, kandungan teh hijau dapat meningkatkan kesehatan kulit.
Namun, mengonsumsi kedua suplemen tersebut, membuat zat besi tidak mampu diserap dengan baik oleh tubuh.
- Suplemen niacin dengan suplemen ragi beras merah
Suplemen niacin atau vitamin B3 dan suplemen ragi beras merah memiliki khasiat sama, yakni dapat menurunkan kadar kolestrol.
Namun, jika kedua suplemen tersebut dikonsumsi bersamaan dapat meningkatkan risiko gangguan fungsi hati atau liver.
Dengan demikian, perlu kewaspadaan sebelum mengonsumsi suplemen dan obat-obatan. Sebaiknya melakukan konsultasi terlebih dahulu kepada dokter untuk mengetahui efek samping dari vitamin atau obat yang dikonsumsi.
Penulis: Marsha Nathaniela
Editor : Aditya Novrian