Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Jangan Langsung Merokok saat Berbuka! Ini Dampaknya bagi Tubuh

Aditya Novrian • Kamis, 5 Maret 2026 | 15:10 WIB

Waspada bahaya merokok saat perut sedang kosong, dapat memicu berbagai efek samping pada kesehatan tubuh. (Freepik).
Waspada bahaya merokok saat perut sedang kosong, dapat memicu berbagai efek samping pada kesehatan tubuh. (Freepik).

RADAR MALANG – Bagi perokok aktif, bulan puasa terasa lebih berat karena hanya dapat merokok pada waktu sahur, berbuka, atau malam hari. Hal ini memicu sebagian orang untuk langsung menghisap rokok saat berbuka.

Namun, kebiasaan ini menimbulkan dampak negatif pada tubuh yang belum menerima asupan makanan dan minuman setelah berpuasa seharian. Berikut efek negatif merokok pada waktu berbuka menurut halodoc.

  1. Mual dan Muntah

Rokok mengandung gas karbon monoksida yang saat dihisap, masuk ke dalam tubuh melalui pembuluh darah. Hal ini menyebabkan sensasi mual dan muntah karena suplai oksigen dalam tubuh berkurang. Kondisi ini dapat terjadi ketika seseorang tidak mendahulukan makan saat berbuka, melainkan langsung merokok.

  1. Serangan Jantung

Zat beracun yang terkandung dalam rokok dapat menyebabkan serangan jantung. Hal ini karena saat perut kosong, kandungan berbahaya dari rokok akan memicu terjadinya kontraksi kardiovaskular.

Seorang pakar kesehatan asal Malaysia, dr. Zul Hilmi Yaakob Bach, Med. Sci. mengatakan bahwa pembuluh darah akan mengalami kontraksi karena langsung merokok dalam keadaaan perut kosong. Situasi ini dapat menghambat laju transfer oksigen ke seluruh tubuh sehingga meningkatkan risiko serangan jantung.

  1. Risiko Kanker Paru-Paru

Kandungan nikotin pada rokok sangat berbahaya bagi paru-paru. Nikotik akan mengendap dan membuat organ tersebut berubah warna menjadi kehitaman. Bahkan pada kondisi akut, endapan nikotin bisa menyebabkan paru-paru berhenti bekerja.

  1. Risiko Kanker Kulit

Saat seseorang langsung merokok begitu azan magrib berkumandang, kandungan radikal bebas yang masuk dalam tubuh akan mengalami peningkatan secara signifikan. Hal ini karena tubuh akan memproduksi radikal bebas saat berpuasa karena hormon endogen terbatas akibat dari kurangnya asupan makanan.

Radikal bebas ini menyebabkan sel-sel kulit tubuh mengalami kerusakan. Akibatnya, kulit akan cepat berkeriput, kusam, bahkan dapat terserang kanker kulit.

  1. Asam Lambung Meningkat

Lapisan lambung dapat terkikis akibat zat beracun yang berasal dari rokok. Hal ini menyebabkan enzim pencernaan tidak dapat bekerja dengan optimal sehingga lambung kesulitan untuk mencerna makanan.

Seseorang yang lambungnya telah terinfeksi bakteri H-Pylori akan mengalami tukak lambung apabila langsung merokok saat perut sedang kosong.

Dengan demikian, sebaiknya momen puasa ini menjadi ajang untuk perlahan berhenti merokok karena banyak sekali dampak negatif yang mengintai kesehatan tubuh.

Penulis: Marsha Nathaniela

 

 

 

Editor : Aditya Novrian
#buka puasa #perokok aktif