RADAR MALANG – Perut terasa nyeri atau kram saat menstruasi merupakan kondisi yang wajar terjadi pada perempuan. Rasa sakit ini kerap mengganggu aktivitas sehari-hari, bahkan ada juga yang harus berbaring sepanjang hari karena tidak kuat untuk berdiri.
Kram perut saat haid atau dismenore adalah rasa nyeri di perut bagian bawah yang terjadi saat menstruasi.
Penyebab utama nyeri haid, yakni adanya peningkatan hormon prostaglandis yang dapat memicu kontraksi otot rahim.
Kontraksi yang kuat menekan pembuluh darah di sekitar rahim sehingga mengurangi suplai oksigen ke otot rahim dan menyebabkan nyeri. Intensitas kram perut pada setiap perempuan berbeda-beda, mulai dari yang ringan hingga berat.
Baca Juga: Diduga Terperosok, Pemuda Asal Lawang Tewas Tenggelam di Pantai Batu Bengkung
Adapun nyeri haid atau dismenore, dikategorikan menjadi dua jenis, yaitu dismenore primer dan dismenore sekunder.
Dismenore primer merujuk pada nyeri haid yang umum terjadi dan tidak disebabkan oleh kelainan organ reproduksi. Kondisi ini terjadi pada remaja dan wanita muda, sedangkan bagi yang pernah melahirkan, rasa nyeri haid cenderung berkurang.
Sementara itu, dismenore sekunder merupakan nyeri haid yang disebabkan oleh kondisi medis tertentu, seperti endometriosis, fibroid rahim, adenomiosis, dan penyakit radang panggul.
Di sisi lain, gejala yang umum terjadi pada perempuan saat menstruasi, antara lain perut bagian bawah terasa berdenyut atau kram, punggung bawah dan paha terasa nyeri, mual, muntah, diare, sakit kepala, kelelahan, dan pusing.
Segera konsultasikan ke dokter apabila Anda mengalami gejala yang tidak biasa, seperti berikut.
1. Nyeri haid yang sangat parah dan tidak membaik meski melakukan pengobatan mandiri.
2. Nyeri haid yang disertai dengan gejala lain, seperti demam, pendarahan yang tidak normal, atau keputihan dengan bau yang tidak sedap.
3. Nyeri haid yang mengganggu aktivitas sehari-hari, seperti tidak bisa berdiri dengan kedua kaki.
Jangan ragu untuk memeriksakan diri saat nyeri haid terasa tidak normal! Hal ini sebagai upaya untuk mencegah terjadinya penyakit tertentu sehingga dapat ditangani dan dirawat secara optimal.
Editor : Aditya Novrian