Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tanpa Disadari, Ini Alasan Penyakit Cacar Air Cepat Menular

Marsha Nathaniela • Rabu, 8 April 2026 | 15:35 WIB
Gejala yang dialami oleh penderita cacar air adalah timbul ruam pada kulit. (Freepik).
Gejala yang dialami oleh penderita cacar air adalah timbul ruam pada kulit. (Freepik).

RADAR MALANG – Cacar air kerap dianggap sebagai penyakit ringan, tetapi tanpa disadari penyebarannya berlangsung dengan cepat dan tidak dapat diprediksi.

Penyakit cacar air dapat menyerang siapa saja, terutama bagi seseorang yang belum mendapatkan imunisasi. Adapun penderita yang terinfeksi virus cacar air ditandai dengan munculnya ruam kemerahan yang berisi cairan yang sangat gatal di seluruh tubuh.

Cacar Air atau Varisela (Chickenpox) merupakan infeksi primer virus Varicella Zoster (VZV). Virus tersebut dapat menular melalui kontak langsung pada penderita. Selain itu, cara penularan cacar air melalui keringat, bersin, dan batuk.

Virus Varisela juga bisa menempel pada benda-benda yang digunakan oleh penderita, seperti pakaian, seprai, atau handuk. Oleh karena itu, apabila Anda memegang atau menyentuh benda tersebut kemudian langsung menyentuh area kulit atau wajah, risiko penularan virus sangat meningkat.

Lepuhan pada kulit penderita cacar berisi virus aktif sehingga dapat menular apabila lepuhan tersebut pecah dan cairannya mengenai kulit Anda.

Adapun gejala yang akan muncul saar terkena cacar air, sebagai berikut.

1. Penderita mengalami demam, pilek, mudah lelah, dan lemas.

2. Kulit akan kemerahan dan berubah menjadi bintik-bintik berisi cairan dengan dinding tipis. Apabila dibiarkan, bintik tersebut akan kering dan membentuk keropeng yang nantinya dapat terlepas dan meninggalkan bercak pada kulit.

3. Adapun bercak tersebut akan memudar seiring berjalannya waktu. Namun, jika cacar air dipecahkan sendiri, krusta akan terbentuk lebih dalam sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk mengering.

4. Cacar air yang dialami oleh orang dewasa atau dewasa muda cenderung meninggalkan bekas yang membutuhkan waktu lebih lama untuk memudar, bahkan sulit untuk hilang sepenuhnya.

Meski cacar air mudah menular, terdapat beberapa cara untuk melakukan pencegahan, antara lain:

1. Menghindari kontak langsung dengan kulit penderita cacar.

2. Memakai masker saat berinteraksi dengan penderita cacar.

3. Jangan berbagi perlengkapan pribadi yang membuat penderita cacar menyentuh benda tersebut.

4. Rajin mencuci tangan dengan sabun setelah menyentuh benda di sekitar penderita atau setelah berinteraksi langsung.

Penyakit cacar air memang mudah menular dan berisiko meninggalkan bekas yang tak kunjung hilang. Oleh karena itu, lakukan pencegahan sejak dini, seperti vaksin cacar air, menjaga kebersihan, hingga menghindari kontak fisik dengan penderita.

Baca Juga: Ngopi Pagi dengan View Kota Batu, Chatten Cafe Jadi Spot Favorit Kopag

 

Editor : Aditya Novrian
#cacar air #cara mencegah cacar air