MALANG KOTA, RADAR MALANG – RSIA Melati Children Hospital (MCH) Malang menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Pemkot Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes). Yakni program imunisasi kejar campak. Mereka juga menggelar layanan imunisasi gratis bagi anak-anak se-Malang Raya.
Kepala Bidang Pelayanan Medis RSIA MCH, dr Dita Rosita Marsudi Putri M.MRS menyebut, antusiasme masyarakat selama dua hari pelaksanaan imunisasi cukup tinggi. Pada hari pertama Senin lalu (6/4), dari 50 pendaftar, sebanyak 40 anak hadir. Sementara pada hari kedua Selasa lalu (7/4), pendaftar melonjak hingga 70 anak, dengan tingkat kehadiran mencapai 90 persen.
”Dari 11 rumah sakit yang terlibat, MCH mencatat angka partisipasi yang cukup signifikan. Kami membuka pendaftaran baik melalui jalur Dinkes maupun internal via WhatsApp dan Instagram untuk memudahkan orang tua,” terang dr Dita. Setelah acara serentak dua hari itu, mereka masih membuka layanan vaksinasi campak sampai 13 April 2026 nanti.
”Pendaftarannya bisa dilihat di Instagram MCH,” tambah dr Dita. Selain vaksin, dr Dita juga mengimbau para orang tua untuk menjaga pola hidup sehat anak di tengah cuaca hujan yang rentan memicu radang tenggorokan. ”Minum air putih yang cukup dan asupan gizi seimbang itu wajib. Untuk sementara, sebaiknya hindari pemicu radang seperti permen, es krim, cokelat, hingga camilan kemasan,” tambahnya.
Sebagai rumah sakit yang berfokus pada perkembangan anak, MCH yang beralamat di Jalan Suropati 14 Kota Malang mengerahkan 10 tenaga medis profesional. Terdiri dari dua dokter spesialis anak, empat dokter umum, dan empat perawat. Pelayanan pun dibuat senyaman mungkin agar anak tidak trauma.
Sebelum divaksin, pasien disambut dengan bingkisan snack. Ada area playground yang tersedia. Juga iringan lagu anak-anak untuk menjaga suasana hati si kecil dan menghindari rasa traumatik anak pasca-vaksinasi. Disediakan pula foto booth untuk mengabadikan momen vaksinasi anak bersama orang tuanya.
Anggun, salah satu warga yang membawa buah hatinya mengaku sangat terbantu dengan informasi dari media sosial dan Tim Promkes MCH. Sebagai pelanggan setia, dia merasa suasana rumah sakit MCH dan setiap event yang dilaksanakan MCH sangat mendukung psikologis anak.
”MCH ini sudah jadi langganan keluarga kami, mulai dari cek tumbuh kembang sampai rawat inap. Pelayanannya paling oke karena suasananya cozy banget, jadi anak-anak tidak takut atau menangis saat diperiksa,” kata dia. Selepas program pemerintah ini, MCH tetap konsisten melayani berbagai jenis vaksin setiap hari. Mulai dari Polio, DPT, hingga Influenza, mengikuti jadwal poli anak di pagi dan sore hari.
Seperti diberitakan, total ada 1.400 anak usia 9 bulan sampai 59 bulan yang menjadi sasaran dalam imunisasi kejar campak. ”Dari data sementara yang mendapat vaksin baru 50 persen atau sekitar 700 anak,” ungkap Kepala Dinkes Kota Malang dr Husnul Muarif. Padahal, target minimal pemberian vaksin di angka 95 persen.
Agar bisa mencapai target minimal, pihaknya menggandeng 10 fasilitas kesehatan. Salah satunya yakni RSIA MCH. Imunisasi kejar campak juga dilakukan di Puskesmas hingga Posyandu yang tersebar di 57 kelurahan. ”Kalau masih ada yang belum dapat, kami akan mendatangi kediaman warga. Kami harap, pemberian vaksin ini bisa diterima,” kata Husnul. (bar/mel/by)
Editor : Bayu Mulya Putra