RADAR MALANG – Biji petai biasanya digunakan sebagai pelengkap suatu hidangan, seperti lalapan, campuran sambal, atau dapat dimakan dengan mentah. Di balik aroma yang kuat dan khas itu, petai memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan tubuh.
Makanan yang rendah kalori ini, mengandung bermacam-macam nutrisi, serat, vitamin C, vitamin B6, kalium, magnesium, zat besi, flavonoid, Triptopan, serta karbohidrat kompleks.
Baca Juga: Bau Mulut Tak Sedap? Ini Penyebab dan Cara Ampuh Mengatasinya
Adapun manfaat petai untuk kesehatan tubuh, antara lain.
1. Menjaga Kesehatan Jantung
Kandungan kalium dalam petai dapat membantu menyeimbangkan kadar natrium dan merelaksasi dinding pembuluh darah sehingga tekanan darah dapat lebih stabil. Selain itu, kandungan seratnya juga membantu untuk mengikat kolestrol dalam sistem pencernaan dan membuangnya dari tubuh. Kedua fungsi tersebut yang membuat tubuh dapat terhindar dari penyakit jantung.
2. Mengatasi Masalah Pencernaan
Penyakit sembelit kerap disebabkan karena kurangnya asupan serat. Dengan mengonsumsi petai yang memiliki kandungan serat, proses buang air besar menjadi lebih lancar. Selain itu, pete memiliki efek antasida alami yang membantu meringankan rasa perih dalam lambung.
Baca Juga: Kenali Asal Usul Penyakit Kaki Gajah! Berawal dari Infeksi Cacing Filaria
3. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Sistem imun memerlukan asupan antioksidan untuk melawan virus dan bakteri. Dengan kandungan vitamin C dan senyawa flavonoid pada petai, sel-sel tubuh dapat terlindungi dari kerusakan oksidatif akibat radikal bebas.
4. Memperbaiki Mood
Tripofan dalam petai dapat diubah menjadi serotonin dalam tubuh yang bertugas untuk mengatur suasana hati, tidur, serta tubuh menjadi relaks. Kadar serotonin yang cukup juga dapat membantu seseorang lebih tenang, bahagia, hingga gejala depresi ringan dapat menurun.
Meski demikian, mengonsumsi biji petai memiliki efek samping, seperti masalah ginjal, bau mulut dan urin, serta gangguan pada lambung atau perut menjadi kembung. Oleh karena itu, jangan mengonsumsi petai secara berlebihan karena dapat menimbulkan sejumlah gangguan kesehatan tersebut.
Baca Juga: Jarang Diketahui! Ini Deretan Penyakit Langka di Dunia
Editor : Aditya Novrian