Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Demi Puskesmas, Sekolah Direlokasi

Indah Mei Yunita • Minggu, 26 April 2026 | 13:49 WIB
GEDUNG BARU: Pengendara melintasi depan Puskesmas Bululawang di Desa Bululawang kemarin. Setelah pembangunan tahap pertama rampung, bakal dilanjutkan tahap dua.
GEDUNG BARU: Pengendara melintasi depan Puskesmas Bululawang di Desa Bululawang kemarin. Setelah pembangunan tahap pertama rampung, bakal dilanjutkan tahap dua.

BULULAWANG – Demi maksimalnya pelayanan kesehatan, sekolah pun terpaksa direlokasi. Itulah yang terjadi di Bululawang. Gedung lama Puskesmas Bululawang yang dinilai tidak maksimal untuk pelayanan kesehatan, dibangunkan gedung baru.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang drg Wiyanto Wijoyo memaparkan, pembangunan Puskesmas Bululawang yang baru sudah terealisasi separo. Sisanya akan dilanjutkan tahap dua. “Namun saat ini anggarannya diprioritaskan untuk yang lain dulu,” ujar Wiyanto beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Di Bululawang Malang, Minibus Terguling setelah Driver Lihat Maps

Selain anggaran, dia menyebutkan, di bagian belakang puskesmas baru tersebut terdapat gedung sekolah yang masih aktif untuk proses belajar mengajar. Sehingga sebelum pembangunannya dilanjutkan, aktivitas sekolah harus dipindah atau relokasi terlebih dahulu. “Kami sudah koordinasi dengan dinas terkait. Kalau sekolahnya sudah mempunyai gedung baru, bangunan tersebut bisa diganti dengan puskesmas,” terang pejabat eselon II B Pemkab Malang itu.

Oleh karena itu, dia melanjutkan, realisasi pembangunan tahap kedua belum bisa dilaksanakan tahun ini. “Kalau lahannya sudah tersedia, tahun depan bisa dibangun kembali,” imbuhnya.

Seperti diberitakan, untuk pembangunan puskesmas tersebut, pemkab menyiapkan lahan di Desa Bululawang. Berdasar Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Malang 2025, disediakan pagu sekitar Rp 3,64 miliar untuk pembangunan. Sumber biaya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Baca Juga: Momen Berbagi saat Ramadan oleh SMAN 1 Bululawang

Anggaran tersebut dimanfaatkan untuk membangun fondasi bangunan, lantai, dan beton untuk memaksimalkan fondasi. Selain itu, juga untuk kusen pintu dan jendela, keramik, listrik, pengecatan, paving, atap dan plafon, hingga pemasangan pipa dan sanitasi.

Sementara ini, Wiyanto melanjutkan, Puskesmas Bululawang yang lama masih dimanfaatkan seperti biasa. Namun jika bangunan baru sudah tuntas, pelayanan puskesmas akan dipindah. Sedangkan bangunan lama akan dimanfaatkan untuk kegiatan lainnya.

”Kami koordinasi dulu dengan berbagai pihak terkait pemanfaatannya. Biasanya, gedung lama dimanfaatkan untuk kantor lain. Seperti Puskesmas Pakisaji yang lama dijadikan kantor Dinas Ketahanan Pangan (DKP),” kata dia. 

Tahun ini, pihaknya fokus meningkatkan kapasitas gedung di dua fasilitas kesehatan (faskes). Yakni Puskesmas Karangploso dan RSUD Ngantang. Untuk dua faskes tersebut, dianggarkan sekitar Rp 3 miliar.(yun/dan).

Editor : A. Nugroho
#direkolasi #Kesehatan #sekolah #puskesmas