Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Jangan Sampai Salah! Ini Cara yang Benar Mengolah Sayur agar Nutrisinya Tetap Terjaga

Marsha Nathaniela • Kamis, 30 April 2026 | 09:35 WIB
Tidak boleh sembarangan, mengolah sayur memiliki cara tersendiri agar nutrisinya tetap terjaga. (Freepik).
Tidak boleh sembarangan, mengolah sayur memiliki cara tersendiri agar nutrisinya tetap terjaga. (Freepik).

RADAR MALANG – Mengolah sayur terlihat sederhana, tetapi apabila menggunakan cara yang kurang tepat dapat membuat nutrisi sayur menghilang. Padahal, tujuan mengonsumsi sayur itu untuk memperoleh vitamin yang berguna untuk kesehatan tubuh.

Proses pengolahan sayur sebenarnya dimulai saat sayur dibersihkan. Anda harus mencuci sayuran dengan air mengalir untuk menghikangkan bakteri, kuman, serta peptisida yang dapat membahayakan kesehatan.

Selanjutnya, memotong sayuran sebaikanya dalam bentuk yang cukup besar. Hal ini karena semakin kecil potongan sayur, maka zat gizi di dalamnya akan hilang saat proses memasak. Namun, jika Anda tidak menyukai sayur yang berukuran besar, Anda dapat memotongnya setelah sayuran selesai dimasak.

Baca Juga: Warna Feses Penentu Kondisi Tubuh, Ini Ciri-ciri yang Wajib Diketahui

Hal yang perlu diperhatikan saat memasak sayur, yaitu dengan memperhatikan waktu, suhu, dan air. Waktu memasak yang terlalu lama dengan suhu yang tinggi dapat menghilangkan kandungan vitamin B1 dan vitamin B3 sebanyak 60%. Selain itu, sayuran juga akan kehilangan vitamin C apabila terlalu lama terkena air.

Oleh karena itu, coba cara-cara berikut ini untuk mengolah sayur agar nutrisinya tetap terjaga.

1. Memanggang

Memanggang merupakan salah satu teknik masak yang dapat mempertahankan bentuk, warna, dan rasa sayuran. Metode ini bisa digunakan untuk mengolah sayur yang bertekstur padat, seperti buncis, bawang bombay, wortel, dan asparagus. Namun, jangan lupa untuk menghilangkan bagian sayur yang terlihat hangus.

Baca Juga: Tanpa Obat Khusus, Ini Cara Alami Mengatasi Nyeri Haid

2. Merebus

Teknik ini harus menggunakan penanda waktu karena tidak boleh terlalu lama sehingga nutrisi sayur tetap terjaga. Adapun jenis sayuran yang kurang padat, seperti brokoli, kembang kol, dan kacang panjang, membutuhkan waktu masak selama 8 hingga 10 menit.

Sedangkan, bagi sayuran yang padat, seperti ubi, labu, dan wortel, memerlukan waktu selama 12 hingga 15 menit. Sementara itu, sayuran yang mengandung zat tepung, yakni kentang dapat direbus selama 18 hingga 20 menit.

3. Mengukus

Teknik memasak satu ini sangat tepat untuk sayuran dengan kandungan vitamin yang mudah larut air. Misalnya, kalium, folat, vitamin B, dan vitamin C. Hal ini bertujuan agar sayur tidak kehilangan berbagai jenis nutrisi tersebut.

4. Menumis

Dalam teknik masak menumis, perhatikan waktu pengolahannya karena sayur bisa cepat layu sehingga nutrisi yang terkandung dapat hilang. Oleh karena itu, tumis sayur sebentar saja dengan sedikit minyak dan bumbu agar masakan terasa enak.

Baca Juga: Jangan Abaikan Black Mold di Dinding! Ini Risiko Penyakit yang Mengintai

5. Microwave

Studi mengatakan bahwa memasak sayur dengan microwave merupakan cara terbaik untuk mempertahankan kandungan antioksidan dan vitamin dalam sayuran. Meskipun, alat ini memiliki suhu yang tinggi, tetapi dalam pengolahannya hanya memerlukan waktu yang singkat. Oleh karena itu, dibandingkan dengan cara yang lain, jumlah vitamin yang hilang tidak lebih dari 20-30%.

Dengan mengetahui berbagai cara tersebut, Anda dapat menerapkannya di rumah. Metode ini menjadi kunci agar sayur tidak kehilangan nutrisinya sehingga dapat bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

 Baca Juga: Cegah Kanker Serviks dengan Vaksin HPV, Simak Prosedur dan Efek Sampingnya

Editor : Aditya Novrian
#cara memasak sayur yang benar #mengolah sayur yang benar #sayuran