Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Penyakit Dermatitis Tak Memandang Usia, Ini Penyebab dan Gejalanya

Marsha Nathaniela • Jumat, 22 Mei 2026 | 10:15 WIB
Dermatitis ditandai dengan kulit terasa gatal dan kemerahan. (Magnific).
Dermatitis ditandai dengan kulit terasa gatal dan kemerahan. (Magnific).

RADAR MALANG – Dermatitis ditandai dengan kulit yang terasa gatal, kemerahan, dan kering akibat peradangan karena iritasi atau alergi setelah memakai produk berbahan tertentu. Peradangan kulit ini dapat terjadi pada siapa saja, baik dari bayi hingga lansia.

Melansir dari laman resmi Alodokter dan Halodoc, dermatitis bisa dipicu oleh beberapa kondisi, sebagai berikut.

1. Faktor Genetik

Dermatitis dapat dipicu apabila penderita memiliki keluarga dengan riwayat dermatitis. Selain itu, apabila memiliki gen yang membuat kulit menjadi lebih sensitif dari biasanya, ini menyebabkan penderita mengalami dermatitis.

Baca Juga: Mengenal Penyakit Gonore: Kencing Nanah Akibat Infeksi Menular Seksual

2. Paparan terhadap Alergen

Reaksi iritasi atau alergi pada kulit juga dapat disebabkan oleh paparan bahan kimia tertentu atau deterjen.

3. Faktor Lingkungan

Kondisi lingkungan yang dilingkupi oleh asap rokok atau asap kendaraan, memicu dermatitis. Selain itu, dermatitis juga disebabkan oleh bulu hewan peliharaan, serbuk sari, serta debu.

Baca Juga: Waspada Pneumonia! Peradangan Paru-Paru yang Bisa Menyerang Semua Usia

Di sisi lain, dermatitis memiliki beberapa jenis dan perbedaan gejala yang akan dialami oleh penderita, berikut penjelasannya.

Dermatitis Atopik: Meski penyebabnya belum pasti, jenis dermatitis ini diyakini karena faktor genetik dan sistem imun yang terlalu aktif. Kondisi ini kerap terjadi pada masa anak-anak dan bisa berlangsung hingga dewasa.

Dermatitis Kontak: Dermatitis ini terjadi saat kulit terkena paparan zat tertentu yang dapat menimbulkan reaksi alergi.

Dermatitis Seboroik: Kondisi ini disebabkan oleh jamur yang tumbuh secara alami pada bagian kulit. Selain itu, produksi minyak yang berlebihan pada kulit kepala, wajah, dan area dada juga dapat memengaruhi.

Baca Juga: Mengenal Thalasemia, Penyakit Kelainan Genetik yang Picu Komplikasi Serius

Neurodermatitis: Kondisi ini menyebabkan kulit terasa gatal, seperti leher, pergelengan tangan, lengan bawah, kaki, atau area selangkangan. Neurodermatitis akan semakin memburuk akibat kulit yang kering atau teriritasi.

Dermatitis Herpetiformis: Kondisi ini disebabkan oleh penumpukan antibodi imunoglobulin A (IgA) pada kulit yang memicu reaksi imunologis dan membentuk lesi. Dermatitis herpetiformis membuat kulit terasa sangat gatal dan timbul lepuhan kecil.

Baca Juga: Jangan Diabaikan! Ini Penyebab dan Gejala Alzheimer pada Lansia

Statis Dermatitis: Kondisi ini disebabkan oleh sirkulasi darah yang buruk, terutama di kaki dan menyebabkan cairan bocor dari pembuluh darah serta mengiritasi kulit.

Selain itu, dermatitis secara umum menimbulkan gejala, seperti kulit kering dan bersisik, gatal-gatal intens, ruam merah, lepuh, hingga penebalan kulit. Apabila Anda mengalami gejala tersebut, segera periksakan diri ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca Juga: Mengenal Penyakit Hepatitis A hingga E, Ini Perbedaan Gejala yang Wajib Diketahui

 

 

 

Editor : Aditya Novrian
#dermatitis #peradangan kulit #eksim