Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Mengenal Meal Sequencing, Cara Sederhana Mengontrol Gula Darah Lewat Urutan Makan

Aldila Kyanna • Kamis, 2 Juli 2026 | 23:19 WIB
Makan makanan sehat (Sumber: Pexels/Alex Green)
Makan makanan sehat (Sumber: Pexels/Alex Green)

MALANG, RADAR MALANG – Mengontrol gula darah tidak hanya bergantung pada jenis makanan yang dikonsumsi, tetapi juga urutan saat menyantapnya. Konsep ini dikenal sebagai meal sequencing, yaitu mengatur urutan makan agar kenaikan gula darah setelah makan berlangsung lebih stabil.

Alih-alih mengubah menu secara drastis, meal sequencing berfokus pada urutan mengonsumsi makanan. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa metode ini dapat membantu mengurangi lonjakan gula darah setelah makan, terutama pada orang dengan diabetes.

Urutan Makan

Mulai dengan serat

Konsumsi sayuran nontepung terlebih dahulu, misalnya brokoli, bayam, selada, atau timun. Serat membantu membentuk lapisan di lambung yang memperlambat penyerapan glukosa, sehingga lonjakan gula darah setelah makan dapat dikurangi.

Lanjutkan dengan protein

Setelah mengonsumsi sayuran, lanjutkan dengan sumber protein seperti ayam, ikan, telur, tahu, tempe, yogurt Yunani, atau kacang-kacangan. Protein membantu memperlambat respons gula darah setelah makan sekaligus meningkatkan rasa kenyang.

Tambahkan lemak sehat

Lengkapi menu dengan sumber lemak sehat seperti alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, atau minyak zaitun. Lemak sehat membantu memperlambat proses pencernaan sehingga pelepasan glukosa ke dalam darah berlangsung lebih bertahap. 

Akhiri dengan karbohidrat

Konsumsi sumber karbohidrat setelah sayuran, protein, dan lemak sehat agar penyerapannya berlangsung lebih bertahap. Pilih karbohidrat yang kaya serat, seperti nasi merah atau oat. Jika mengonsumsi roti atau pasta, pilih produk gandum utuh. Dengan urutan ini, lonjakan gula darah setelah makan dapat ditekan dibanding jika karbohidrat dikonsumsi lebih dulu.

Dengan mengatur urutan makan, masyarakat dapat membantu mengurangi lonjakan gula darah setelah makan melalui perubahan kebiasaan yang sederhana. Namun, meal sequencing bukan pengganti pengobatan maupun pola makan sehat. Agar manfaatnya lebih optimal, metode ini sebaiknya diterapkan bersama pola makan bergizi seimbang, aktivitas fisik rutin, tidur yang cukup, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Editor : Aditya Novrian
#meal sequencing #Kesehatan #makanan #makan