Kasatpol PP Kota Batu M Nur Adhim menyampaikan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Termasuk perwakilan PKL soal instruksi wali kota tersebut. "Kami sudah sosialisasikan rencana penutupan malam tahun baru itu. Nanti personel kami juga akan ada yang standby di sana," jelas mantan Camat Junrejo ini, Selasa (22/21).
Menurutnya, yang menjaga "pengosongan" Alun-alun saat malam tahun baru nanti tidak hanya dari personel Satpol PP. Namun, juga dari tim gabungan TNI dan Polri. "Kan ada empat pintu masuk di Alun-alun, nanti bisa bagi-bagi tugas," ungkap dia.
Lalu apa sanksi yang diberikan jika tetap ada yang jualan? Adhim tak menjawab dengan tegas. Namun, dia menjelaskan bahwa kemungkinan tidak akan ada yang jualan di Alun-alun nanti.
"Lha pengunjungnya nggak ada, siapa yang beli," ungkap dia.
Seperti diketahui, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko meniadakan pesta tahun baru tahun ini. Selain itu, kawasan Alun-alun Kota Wisata Batu juga ditutup total, termasuk para PKL juga dilarang jualan di Alun-alun pada malam tahun baru.
Pewarta: Imam Nasrodin Editor : Editor : Hendarmono Al S.