Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Begini Respon Wali Kota Batu Setelah Tahu Rumdin Digeledah KPK

Ahmad Yani • Sabtu, 16 Januari 2021 | 00:16 WIB
Tim KPK usai melakukan pengeledahan di Balai Kota Among Tani beberapa hari lalu. (Imam N/Radar Malang)
Tim KPK usai melakukan pengeledahan di Balai Kota Among Tani beberapa hari lalu. (Imam N/Radar Malang)
KOTA BATU – Tim KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) belum menuntaskan tugasnya di Kota Batu. Hampir dua pekan, penyidik lembaga antirasuah ini masih getol memburu alat bukti dugaan TKP (tindak pidana korupsi) gratifikasi.

Terkait pengeledahan KPK yang dilakukan di rumah dinas (rumdin) Wali Kota Batu Kamis (14/1), belum diketahui secara pasti apa saja alat bukti yang disita. ’’Tim di lapangan masih bekerja. Perkembangan akan diinfokan lebih lanjut,’’ terang Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri.

Sementara itu, pasca pengeledahan yang dilakukan KPK di rumdin, Wali Kota Batu Dewanti Rompoko memilih enggan berbicara banyak. Saat dikonfirmasi, Dewanti menyatakan dirinya tidak mengetahui secara langsung pengeledahan yang dilakukan KPK di rumdin. ”Saya kemarin (14/1) memang lagi tidak ada di situ (rumdin,red),” ujar Dewanti saat berada di Balai Kota Among Tani hari ini (15/1).

Dewanti juga menyatakan dirinya tidak mengetahui secara persis apa yang dicari tim KPK di rumdin. Termasuk dokumen apa saja yang akhirnya dibawa oleh tim penyidik KPK. "Seperti yang saya bilang, saya tidak ada di sana (waktu KPK datangi rumdin)," jelasnya.

Pewarta: Imam N Editor : Ahmad Yani
#KPK #wali kota #Gratifikasi #korupsi #pemkot batu