Puluhan paket bantuan berupa sembako diserahkan perwakilan manajemen kepada warga yang terdampak musibah tanah longsor. Corporate Communications Regional Manajer PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk Moch Faruq Asrori mengatakan, dalam menjalankan program CSR, Alfamart mengacu pada enam pilar perusahaan. Yakni pendidikan, pengembangan usaha kecil menengah, seni budaya, lingkungan, olahraga dan sosial.
”Jadi selain menjalankan bisnis, Alfamart juga memberikan kepedulian bagi masyarakat yang saat ini terdampak bencana. Kali ini penyaluran CSR berupa bantuan logistik kami berikan kepada warga terdampak musibah,” jelas Faruq.
Sebelumnya, Alfamart juga telah hadir untuk memberikan bantuan di sejumlah daerah yang ditimpa bencana. ”Sebelumnya bantuan juga telah kami salurkan ke Pekalongan, Madura, Majene, Mamuju dan beberapa daerah yang ditimpa bencana,” beber Faruq.
Sepanjang masa pandemi, Faruq pun memastikan bahwa capaian penjualan di perusahaannya tetap meningkat. Hal ini juga ditunjang dengan Program SAPA atau Siap Antar Pesanan Anda lewat hotline WhatsApp ke nomor 08111500959. Dengan Mengetik kata ‘belanja’, customer bisa langsung mendapat link alamat dan produk yang tersedia di outlet.
Layanan ini juga bisa diakses melalui aplikasi Alfa Gift yang dapat di download melalui App Store dan Google Play. Layanan tersebut dipastikan bebas dari ongkir dengan minimal belanja sebesar Rp 10 ribu. Program ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan Alfamart dalam hal kemudahan belanja juga keamanan bagi konsumen selama masa pandemi Covid-19.
Bantuan logistik berupa gula, minyak goreng, mie instan dan air mineral yang disalurkan dalam kesempatan tersebut sepenuhnya disalurkan kepada warga Desa Sukomulyo.
Ketua Satgas Kampung Bencana Desa Sukomulyo dan Desa Bendosari Bacthiar mengatakan, para korban bencana banjir dan tanah longsor di wilayahnya kini membutuhkan bantuan peralatan rumah tangga seperti kasur serta Alquran untuk musala.
”Alquran untuk kebutuhan anak-anak mengaji sebab ketika banjir banyak (Alquran) yang rusak karena terendam,” kata dia.
Imbas dari bencana tersebut, sebanyak enam rumah di Dusun Kedungrejo terendam air dengan ketinggian 50 sentimeter hingga 1 meter. Termasuk juga ada dua kandang bersama delapan kambing di dalamnya ikut hanyut terbawa banjir bandang. Banjir bandang juga merendam sawah seluas 3 hektar di Dusun Tretes. Selain itu, bencana tanah longsor juga terjadi di Dusun Ngeprih.
Pewarta: Reni Indrisari/ Farik Fajarwati Editor : Shuvia Rahma