Kondisi itu juga berdampak pada jumlah kecelakaan yang meningkat. Pada Juli lalu, saat awal kebijakan PPKM, jumlah kecelakaan di Kota Batu hanya 8 kejadian. Lalu pada akhir September naik angkanya selama satu bulan sebanyak 14 kejadian.
Kasat Lantas Polres Batu AKP Indah Citra Fitriani SIK mengatakan, sepanjang tahun 2021 ini dari Januari hingga September lalu tercatat sebanyak 129 kecelakaan kendaraan bermotor. Dari jumlah itu terdapat 18 korban meninggal dunia, 5 korban luka berat dan 154 korban luka ringan. “Beberapa kawasan memang bisa dikatakan rawan kecelakaan. Seperti Jalan Ir Soekarno, lalu Pujon yang sempat ada kejadian truk rem blong ke arah Batu menabrak beberapa kendaraan di depannya,” kata Indah.
Untuk itu, dia terus mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati ketika berkendara. Selain karena rem blong, tidak jarang penyebab kecelakaan karena pengendara yang mengantuk. “Lebih baik jika lelah tidak usah berkendara, atau istirahat terlebih dahulu. Baru ketika kondisi tubuh fit bisa kembali menyetir,” pesannya.
Sedangkan untuk kerugian materi, menurut Indah di setiap kejadian bisa dari jutaan hingga ratusan juta rupiah. Tergantung dari besar dan kecilnya dampak yang ditimbulkan.
Selanjutnya dari 129 kejadian kecelakaan tercatat ada 8 perkara yang diteruskan ke proses hukum. Kemudian sebanyak 6 perkara dilakukan SP 77 atau dihentikan kasusnya karena diduga pelaku yang salah sudah meninggal dunia. “Kalau misal kejadian itu tergolong ringan ada restorative justice (atau berdamai dengan mencari solusi bersama). Tetapi kalau kejadian itu berat maka harus diproses hukum,” ujarnya.
Sementara itu, untuk biaya pengobatan rumah sakit ketika terjadinya kecelakaan ditanggung oleh Jasa Raharja sampai dengan nilai Rp 20 juta. Jika kejadian yang mengakibatkan adanya orang meninggal dunia maka akan mendapatkan santunan senilai Rp 50 juta. “Kalau biaya pengobatannya melebihi dari angka itu, maka selanjutnya akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan, asalkan korban menjadi peserta aktif,” katanya. (nug/lid/rmc) Editor : Farik Fajarwati