Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Peringati Hari Ibu lewat Seni Karawitan dan Teater Jenaka

Mardi Sampurno • Kamis, 9 Desember 2021 | 22:00 WIB
GEMBIRA RIA: Ibu-ibu anggota PKK Kota Batu bergoyang bersama dalam acara peringatan Hari Ibu di Balai Kota Among Tani kemarin (8/12).
GEMBIRA RIA: Ibu-ibu anggota PKK Kota Batu bergoyang bersama dalam acara peringatan Hari Ibu di Balai Kota Among Tani kemarin (8/12).
KOTA BATU – Suasana peringatan Hari Ibu yang diadakan PKK Se-Kota Batu kemarin (8/12) berlangsung meriah. Peringatan dengan tema Perempuan Berdaya Indonesia Maju itu menampilkan suguhan menarik. Di antaranya karawitan yang dilakukan oleh perwakilan tiap pokja PKK dan pertunjukan teater jenaka.

Selain itu, para ibu-ibu PKK yang hadir saling bernyanyi bersama. Dengan gending Jawa dan lagu-lagi khas seperti Prahu Layar, Suwe Ora Jamu hingga Caping Gunung. Dijelaskan  Wiby Asri Punjul Santoso, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batu, peringatan Hari Ibu Ke-93 ini sangat luar biasa. “Setelah kami puasa kegiatan selama hampir 2 tahun akibat pandemi.  Akhirnya kami bisa berkegiatan kembali seperti hari ini. Meskipun dalam keterbatasan,” terangnya.

Lebih lanjut, Wiby menjelaskan bahwa kegiatan peringatan tersebut untuk memberikan apresiasi bagi para ibu. Baik di seluruh Indonesia juga khususnya para ibu di Kota Batu. “Saat ini kan sudah masuk era emansipasi wanita. Jadi kita sebagai wanita harus bisa berpartisipasi dan berperan dalam semua sektor,” ucapnya.

Sependapat dengan Wiby, Punjul juga mengatakan hal yang sama. “Peringatan Hari Ibu ini merupakan bentuk penghargaan bagi perempuan. Dan kita semua tahu bahwa derajat perempuan sudah sangat tinggi saat ini,” ucap dia.

Dia mengatakan bahwa anggapan perempuan untuk tidak bersekolah tinggi harus dihapuskan. “Di era modern ini perempuan harus bersekolah setinggi-tingginya. Jangan sampai ada keinginan untuk hanya bersekolah di SD, SMP dan SMA. Apalagi punya pikiran menomorduakan pendidikan demi menikah usia dini,” terang Punjul.  Hal itu dikatakan Punjul karena di Kota Batu masih ada pemikiran seperti itu. Padahal pemkot menyediakan beasiswa sekolah hingga jenjang perkuliahan.(nj1/lid) Editor : Mardi Sampurno
#Hari ibu #pkk kota batu #Karawitan