Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu Sujud Hariadi menyatakan, angka kunjungan wisata tahun ini sudah mengalami peningkatan luar biasa. Sangat melonjak jika dibandingkan tahun sebelumnya. Meski begitu, jika dibandingkan sebelum pandemi lalu, angka itu baru 50 persen “Untuk libur Nataru tahun ini, di Selecta sudah mencatatkan 22 ribu pengunjung. Sedangkan kalau ditotal dengan seluruh tempat wisata di Kota Batu.
Seperti Jatim Park Grup dan wisata-wisata desa. Mungkin sudah tembus 200 ribu pengunjung,” tutur Sujud. Sujud memprediksi, angka kunjungan wisatawan paling tinggi bakal terjadi pada 1 Januari 2023. Dia juga mengungkapkan, di Selecta, pada momen yang sama sebelum pandemi lalu, pernah dikunjungi hingga 24 ribu wisatawan dalam sehari. “Itu terjadi tahun 2017. Di tahun selanjutnya menurun menjadi 17 ribu dan kemudian menurun lagi jadi 15 ribu pengunjung,” beber dia. Sementara untuk masalah target pada libur tahun baru, pihaknya memilih realistis saja.
Yakni bisa tembus 10 ribu pengunjung, merupakan suatu hal yang sangat baik. Pihaknya juga tak menaikkan harga tiket masuk. Harga tiketnya masih sama dengan hari-hari biasa. Yakni Rp 40 ribu untuk satu pengunjung. Dikatakan Sujud saat momen Nataru ini, pengunjung didominasi oleh rombongan keluarga. Dikuasai pengunjung dari Surabaya raya dan Jawa Tengah. “Selain berfoto di bunga. Wahana permainan bianglala, coster dan sky bike masih jadi favorit para pengunjung,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Arief As Siddiq mengatakan, pada tahun 2022 ini pihaknya sangat yakin jumlah kunjungan wisata ke Kota Batu bisa melebihi jumlah kunjungan wisata tertinggi pada tahun 2019 lalu, yakni 7,2 juta wisatawan. “Sekarang jumlah wisatawan yang datang sudah mencapai 6,5 juta wisatawan. Jumlah tersebut kami hitung dari wisatawan yang membeli tiket,” tuturnya Dia menambahkan saat momen Nataru, Disparta menargetkan ada 700 ribu wisatawan datang ke Kota Batu. Kemudian pada tahun 2023, ditarget ada 10 juta wisatawan yang datang ke Kota Batu. (adk/lid) Editor : Mardi Sampurno