Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pedagang Unggas Bakal Digeser ke Pasar Sayur

Mardi Sampurno • Minggu, 8 Januari 2023 | 21:48 WIB
TAMBAH FASILITAS: Pasar Sayur di barat Pasar Induk akan ditambahi sarana untuk jualan unggas dan daging.
TAMBAH FASILITAS: Pasar Sayur di barat Pasar Induk akan ditambahi sarana untuk jualan unggas dan daging.
BATU - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu berencana menambah fasilitas Pasar Sayur. Hal ini untuk menambah kenyamanan bagi para pedagang dan pengunjung yang datang.

Penambahan tersebut diampu oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Batu. “Tahun ini kami bakal mengerjakan beberapa proyek infrastruktur. Beberapa di antaranya dan harus diselesaikan tahun ini adalah pengembangan atau penambahan fungsi Pasar Sayur,” ujar Kepala DPKP Kota Batu Bangun Yulianto.

Dia menjelaskan, pengembangan atau penambahan bangunan di Pasar Sayur tersebut ditujukan bagi pedagang unggas dan daging, yang selama ini berjualan di Pasar Induk Kota Batu. Pihaknya memastikan proyek tersebut harus terlaksana tahun ini.

“Kami upayakan bisa dikerjakan di triwulan II. Pembangunan kios di Pasar Sayur ini nantinya akan digunakan bagi pedagang unggas dan daging. Mengingat untuk pedagang unggas dan daging tidak lagi ditempatkan di bangunan Pasar Induk Among Tani yang baru. Karena limbah dan untuk menjaga kebersihan pasar,” bebernya.

Bangun menambahkan, selain Pasar Sayur, tahun ini juga akan mengerjakan pembangunan tahap II SMPN 7 di Dadaprejo, Kecamatan Junrejo. Berikutnya menyiapkan detail engineering design (DED) untuk rehabilitasi kawasan Stadion Brantas.

Sementara itu, untuk pembangunan gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batu tidak jadi dilaksanakan tahun ini. Pasalnya belum ada lahan dan tidak dianggarkan. Begitu juga pembangunan gedung aset di Jalan Kartini yang tidak jadi tahun ini. Termasuk rencana pembangunan SDN Sumberbrantas juga diundur. Karena lahan belum siap, sehingga tidak jadi dianggarkan.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Batu Asmadi mengatakan bahwa untuk pembangunan fisik sebenarnya di tahun 2023 ini ada banyak yang diusulkan. Namun pihaknya meminta agar program yang masuk merupakan program prioritas. “Kalau usulan DPKP memang banyak, tapi kami setujui hanya yang bersifat urgent. Seperti pembangunan SMPN 7 tahap dua dan penambahan kios daging dan unggas di Pasar Sayur ini,” tandasnya. (adk/lid) Editor : Mardi Sampurno
#jawa pos radar malang #pasar sayur kota batu #pedagang unggas #Kota Batu #fasilitas di pasar sayur