BATU – Para jamaah haji asal Kota Batu patut bersyukur, karena selain mereka mampu menuntaskan semua prosesi ibadah haji, para jamaah juga kembali ke tanah kelahiran dengan lengkap. Tidak ada yang sakit atau meninggal dunia.
"Alhamdulillah, sebanyak 204 jamaah haji asal Kota Batu tiba dengan lengkap. Tanpa ada yang kurang satu pun," kata Kepala Kemenag Kota Batu Machsun Zain saat menyambut jamaah haji di Masjid Sultan Agung, Minggu (23/7).
Dia menjelaskan, pemberangkatan haji tahun ini patut disyukuri bersama. Karena tahun 2020-2021 tidak ada pemberangkatan. Kemudian, tahun 2022 lalu, ada pemberangkatan tetapi ada pembatasan terhadap jamaah lanjut usia (lansia). Selain itu, semua jamaah asal Kota Batu tahun ini pulang dengan selamat.
Selain itu, Machsun mengatakan, sesuai arahan Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, setiap jamaah akan menerima 10 liter air zam-zam pada tahun ini. Padahal, tahun sebelumnya setiap jamaah hanya membawa 5 liter air zam-zam.
"Jadi, per jamaah sudah menerima air zam-zam 5 liter. Nah, usai penyelenggaraan ibadah haji (secara menyusul) akan mendapatkan tambahan 5 liter air zam-zam per jamaah," jelasnya.
Menurutnya tambahan zam-zam itu menyusul karena maskapai penerbangan memang tidak bisa membawa ribuan galon air zam-zam. Sebab, dikhawatirkan muatan berlebih justru memengaruhi mesin maskapai. "Selain tambahan air zam-zam, Menteri Agama RI juga akan memberikan piagam penghargaan kepada para jamaah haji," tambah Machsun. (ifa/lid).
Editor : Kholid Amrullah