BATU - Bagian belakang TPS 3R Desa Oro-oro Ombo terbakar pada Minggu malam (10/9) sekitar pukul 11.00.
Untungnya api cepat diketahui sehingga tak merembet lebih jauh lagi.
Material yang terbakar merupakan sampah.
Kasi Pemadam Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Batu Lendy mengatakan, api berasal dari bakar sampah.
Api merambat sehingga menyebar ke tumpukan sampah lainnya.
Damkar datang ke lokasi dengan membawa tiga unit mobil pemadam.
Sesampainya di lokasi, petugas langsung melakukan penanganan.
Mereka selesai dan balik kanan sekitar pukul 00.30.
Ketua TPS3R Oro-Oro Ombo Titik Setyowati sangat bersyukur api segera diketahui warga.
Sehingga dapat dengan cepat ditangani.
Sebab, pada saat itu tak ada seorang pun, yang berada di TPS3R.
“Waktu itu yang pertama kali tahu warga yang berada di rest area,” tuturnya.
Mengetahui adanya api, warga kemudian langsung berupaya melakukan pemadaman.
“Sembari menunggu Damkar, warga terus berupaya memadamkan api,” kata warga RT 02 RW 01 itu.
Menurutnya proses pemadaman dari Damkar cukup cepat, sekitar 10 menitan.
Jarak titik api dengan area yang terbakar sebenarnya cukup jauh, sekitar lima meter.
“Mungkin karena angin kencang sehingga bisa nyaut,” kata Titik.
Sampah yang terbakar berupa plastik dan kertas.
Sampah itu merupakan sampah anorganik yang telah dipilah dan dipersiapkan untuk dijual lagi.
Api yang membumbung tinggi juga melahap atap yang terbuat dari terpal dan beberapa tiang yang terbuat dari bambu.
Area yang terbakar berada di luar bangunan utama TPS3R.
Api yang panas membuat atap yang terbuat dari logam berubah warna.
Sampah yang sudah dipilah itu memang sengaja ditaruh di luar untuk diangin-anginkan sehingga cepat kering. (iza/lid)
Editor : Kholid Amrullah