Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Rasanya Enak, Tombro Punten Jadi Buruan Orang Luar Daerah

Kholid Amrullah • Minggu, 17 September 2023 | 23:00 WIB
DIMINATI: Ikan Tombro Punten sangat diminati oleh warga luar Kota Batu.
DIMINATI: Ikan Tombro Punten sangat diminati oleh warga luar Kota Batu.

BATU - Ikan tombro Punten ramai diburu oleh orang-orang di luar Kota Batu. Hal ini dikarenakan rasanya yang enak dan dagingnya yang kesat. Untuk satu kilogramnya, ikan ini dibanderol dengan harga Rp 35.000 sampai Rp 40.000.

Salah seorang pembudidaya ikan tombro, Sofwan menjelaskan, ikan tombro Punten dilirik sebagai ikan konsumsi oleh daerah luar Kota Batu. Sementara itu, di Kota Batu ikan ini ramai dilirik oleh para pelaku usaha tempat pemancingan. "Stok di Balai Benih Ikan (BBI) Punten bahkan tidak bisa mencukupi tingginya permintaan tersebut," jelasnya.

Sebagai ikan konsumsi, ikan tombro Punten memiliki beberapa kelebihan. Seperti, dagingnya yang kesat dan rasanya yang enak. Namun fisiknya memang lebih pendek dibanding ikan tombro jenis lainnya. Selain itu, BBI juga telah melakukan beberapa penelitian agar ikan tombro Punten memiliki warna selain hitam. "Ikan tombro Punten juga berpotensi sebagai ikan hias untuk ke depannya," kata pria kelahiran 1973 itu.

Sebenarnya budi daya yang Sofwan lakukan digunakan untuk keperluan konservasi. Ini merupakan salah satu cara untuk melindungi sungai di Desa Giripurno. Namun, pertumbuhan ikan tombro Punten di tempat tersebut sangat baik. "Banyak orang melirik tempat konservasi ikan itu untuk memenuhi kebutuhan akan ikan tombro Punten. Tetapi hingga sekarang saya tidak berani mengomersialkan ikan di area konservasi tersebut karena belum ada peraturan daerah yang melindunginya," jelas Sofwan. Menurut dia sungai tersebut juga tempat bersama, sehingga sekarang kegiatan terfokus ke konservasi saja.

Di beberapa kesempatan Sofwan dan tim konservasi memang menjual ikan tombro Punten. Namun jumlahnya sangat dibatasi. "Ada beberapa kasus unik di mana pembelian terkesan dengan bentuk atau warna ikan. Untuk kasus seperti itu kami bisa menjualnya senilai Rp 500.000 satu ekornya," katanya.

Potensi ikan tombro Punten lanjut dia sangat besar. Namun masyarakat Kota Batu masih belum familiar dengan ikan tersebut. "Untuk persaingan, ikan tombro Punten jelas kalah dari ikan nila kalau di Kota Batu. Hal ini terjadi karena masyarakat belum terlalu mengenal jenis ikan tersebut," ungkapnya. Dia berharap akan makin banyak lagi orang-orang yang membudidayakan ikan tombro Punten sehingga masyarakat juga lebih mengenalnya. (kj1/lid)

Editor : Kholid Amrullah
#Kota Batu #ikan tombro #punten