Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kondisi GOR Ganesha Dikeluhkan Pelatih Bulu Tangkis

Kholid Amrullah • Kamis, 21 September 2023 | 19:00 WIB
PERLU RENOVASI: Kondisi di dalam GOR Ganesha yang sudah kusam.
PERLU RENOVASI: Kondisi di dalam GOR Ganesha yang sudah kusam.

BATU - Wacana perbaikan GOR Ganesha sudah digaungkan sejak lama. Namun sampai sekarang hasilnya tak kunjung terlihat. Di lain sisi, kondisi GOR itu semakin hari semakin kusam. Ketika memasuki GOR Ganesa melewati pintu utama, terlihat lantai yang setengahnya sudah memudar dan tidak berwarna hijau lagi. Tak hanya cat di lantai lapangan, cat di tribun pun bernasib sama. Sebagian cat mengelupas dan menampakkan warna putih di baliknya.

Selain cat yang memudar, fasilitas lainnya juga turut dikeluhkan pengguna. Carella Nourizano Sugihara mengatakan, hanya 3 lapangan layak pakai dari total 5 lapangan yang ada di  GOR Ganesha. Selain itu, biaya yang harus dikeluarkan untuk menyewa GOR terhitung mahal yaitu Rp 120.000 untuk sekali pemakaian. "Dua lapangan yang ada di ujung, beberapa kayunya sudah mencuat. Hal ini sangat berbahaya bagi atlet jika salah tumpuan," ungkapnya.

Carella melanjutkan, kamar mandinya juga tidak memadai. Ada dua kamar mandi di dalam GOR. Yang pertama di depan pintu masuk dan yang kedua di belakang. Perbaikan sempat dilakukan untuk kamar mandi di dekat pintu masuk dan hasilnya cukup memuaskan. "Yang jadi masalah adalah kamar mandi di bagian belakang yang biasa digunakan oleh atlet cowok. Tempatnya gelap, kotor, dan terkesan tidak terawat sama sekali," jelas kepala bidang pembinaan dan prestasi (Binpres) Persatuan Bulu Tangkus Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Batu itu.

Carella  yang juga ketua Kejurkot Bulu Tangkis Kota Batu 2023 juga mengungkapkan, dirinya dan panitia sempat mengundur acara Kejurkot karena mendengar adanya perbaikan yang akan dilakukan. Rencananya  pengecatan akan dikerjakan akhir bulan Juli atau pertengahan Agustus. "Tapi sampai sekarang sama sekali tidak ada pengecatan. Perbaikan kemarin hanya dilakukan untuk kamar mandi depan sementara fasilitas lainnya tidak tersentuh perbaikan sama sekali," ujarnya. Carella mengatakan, perbaikan kamar mandi tersebut adalah perbaikan pertama yang dilakukan GOR Ganesha sejak pertama didirikan.

Biaya yang mahal tidak sebanding dengan fasilitas yang didapatkan. Dia menyampaikan, GOR Ganesha merupakan satu-satunya GOR badminton yang dimiliki oleh pemerintah Kota Batu. Sementara GOR lain ada di bawah naungan desa. "Untuk acara besar seperti Kejurkot hanya Ganesha yang memadai. Maka, ia berharap pemerintah dapat berbenah memperbaiki GOR Ganesha sehingga bisa seperti GOR yang ada di Kota Malang," katanya.

Senada dengan Carella, seorang pelatih tim bulu tangkis Kandela Shafa juga membenarkan kekurangan GOR tersebut. Beberapa kayu yang mencuat ternyata tidak hanya ada di lapangan samping, tetapi juga di lapangan tengah. "Selain itu beberapa plafonnya juga terlihat tidak kokoh dan akan jatuh," ungkap pria berusia 21 tahun itu.

Kandela mengatakan, GOR Ganesha merupakan satu-satunya GOR di Kota Batu yang memiliki banyak lapangan. Sehingga sangat cocok untuk pertandingan dan pelatihan bagi para atlet muda. "Oleh karena itu, perbaikan pada GOR ini sangat dibutuhkan untuk menunjang pertandingan-pertandingan badminton yang ada di Kota Batu," pungkasnya mengakhiri. (kj1/lid)

Editor : Kholid Amrullah
#Kota Batu #ganesha #GOR