Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Produksi Mawar Anjlok saat Permintaan Tinggi

Kholid Amrullah • Selasa, 24 Oktober 2023 | 19:00 WIB
BANYAK PERMINTAAN: Salah seorang penjual mawar di Dusun Brumbung, Desa Gunungsari menyiapkan mawar yang akan dikirim ke pemesan, (23/10).
BANYAK PERMINTAAN: Salah seorang penjual mawar di Dusun Brumbung, Desa Gunungsari menyiapkan mawar yang akan dikirim ke pemesan, (23/10).

BATU – Cuaca panas yang ekstrem sangat berpengaruh terhadap produktivitas bunga mawar di Kota Batu. Seperti yang terjadi di Dusun Brumbung, Desa Gunungsari, produksi  menurun drastis. Sehingga kelangkaan bunga mawar tersebut membuat para supplier kesulitan mendapatkan barang.

Salah seorang supplier di Dusun Brumbung Yuliati mengatakan, semua jenis bunga mawar di Dusun Brumbung menjadi langka. Penurunan produksi bunga mawar di perkirakan mencapai 50 persen dari sebelum musim kemarau. "Lahan menjadi cepat kering akibat cuaca panas. Hal ini berpengaruh pada jumlah bunga mawar yang dihasilkan," jelasnya pada koran ini, Senin (23/10).

Kelangkaan itu memengaruhi harga bunga mawar. Sebelumnya harga bunga mawar berkisar Rp 1.500 sampai Rp 2.000 per tangkai. Sekarang harganya naik menjadi Rp 3.000 sampai Rp 4.000 per tangkai. "Padahal bulan ini banyak agenda pernikahan di kota sebelah seperti Madiun, Surabaya, dan lainnya. Namun kita kesulitan mencari bunga mawar di petani," ujar wanita asli Dusun Brumbung tersebut.

Yuliati bercerita, para petani kesulitan untuk membagi waktu dalam menyiram bunga  mawarnya. "Biasanya kalau musim hujan tidak usah disiram. Tapi sekarang, seminggu bisa 3 sampai 4 kali penyiraman," ungkapnya. Hal ini juga menambah biaya perawatan yang harus keluarkan oleh petani.

Kepala Desa Gunungsari Andi Susilo mengatakan mawar yang rusak akibat suhu panas yang ekstrem. "Dari semua produk pertanian di Desa Gunungsari, tanaman mawar yang paling banyak terdampak cuaca ekstrem," katanya. Biaya operasional para petani juga meningkat. Hal itu disebabkan frekuensi penyiraman yang lebih intens.

Kelangkaan ini menyebabkan harga mawar meningkat. "Peningkatan harga mawar juga dipicu oleh permintaan yang tinggi di bulan ini. Banyak orang punya hajat dan memesan mawar sebagai dekorasi," jelasnya. (sif/lid)

Editor : Kholid Amrullah
#Kota Batu #bunga mawar #Mawar