Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pajak Hotel dan Hiburan Diprediksi Turun 30 Persen di Kota Batu

Fajar Andre Setiawan • Minggu, 9 Maret 2025 | 19:30 WIB
SEPI PENGUNJUNG: Taman Rekreasi Selecta tampak lengang lantaran tak banyak wisatawan yang berkunjung sejak memasuki bulan Ramadan. Realisasi pajak tahun ini menunjukkan capaian yang positif.
SEPI PENGUNJUNG: Taman Rekreasi Selecta tampak lengang lantaran tak banyak wisatawan yang berkunjung sejak memasuki bulan Ramadan. Realisasi pajak tahun ini menunjukkan capaian yang positif.


BATU -
Realisasi pajak hotel dan hiburan selama bulan Ramadan ini diprediksi akan mengalami penurunan.

Pasalnya okupansi hotel dan angka kunjungan wisata turun drastis.

Namun, itu sudah biasa terjadi selama bulan puasa.

Penurunan realisasi pajak diprediksi mencapai 30 persen.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batu Mohammad Nur Adhim menilai hal itu wajar. Mengingat tempat hiburan malam dilarang beroperasi selama Ramadan.

Kecuali, untuk objek wisata.

Kendati begitu, pria asli Kota Semarang itu mengaku tak perlu banyak khawatir.

Sebab, realisasi pajak tahun ini menunjukkan capaian yang positif. Realisasi pajak hiburan saat ini sudah mencapai 25,3 persen atau berkisar Rp 11,9 miliar dari total target Rp 47,4 miliar.

Angka realisasi tersebut lebih baik dibanding tahun sebelumnya di bulan yang sama.

Sebab, realisanya hanya Rp 11,1 miliar saja.

Sementara, realisasi pajak hotel sudah mencapai 23,1 persen atau berkisar Rp 10,5 miliar dari total target Rp 45,5 miliar.

Sedangkan, untuk pajak restoran realisasinya sudah menyentuh 22,1 persen atau berkisar Rp 7,9 miliar dari total target Rp 35,9 miliar.

Adhim menyebut hingga akhir bulan ini, target realisasinya sebesar 25 persen.

Itu artinya realisasi pajak hiburan sudah melebih target.

Sementara untuk pajak hotel kurang sedikit saja.

“Untuk pajak restoran masih cukup bisa diandalkan karena ada buka bersama,” tambahnya.

Sehingga, realisasi pajak restoran trennya masih cukup stabil selama Ramadan ini.

Menurutnya, setoran pajak akan kembali tinggi setelah Lebaran.

Sebab, biasanya Kota Batu akan menjadi jujugan wisatawan untuk menghabiskan momen libur panjang Lebaran. (ori/dre)

Editor : Aditya Novrian
#batu #ramadhan #hotel #kota #Pajak #Selama #Turun #dan #hiburan