RADAR BATU – Sebanyak 77 rumah tidak layak huni (rutilahu) di Kota Batu segera mendapat bantuan perbaikan pada November mendatang. Setiap penerima akan memperoleh Rp 30 juta yang langsung ditransfer ke rekening masing-masing untuk keperluan renovasi.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Batu, Arief As Siddiq, mengatakan seluruh calon penerima telah melalui verifikasi berkas dan lapangan oleh Tim Fasilitator Lapangan (TFL).
“Kami pastikan bantuan ini tepat sasaran. Rumah yang diperbaiki rata-rata mengalami kerusakan berat, seperti atap bocor, lantai tanah, dan dinding kayu lapuk,” ujarnya
Usulan penerima berasal dari pemerintah desa/kelurahan dan pokok pikiran (pokir) DPRD Kota Batu. Kemudian diverifikasi sebelum pencairan.
Arief menambahkan, tahun ini Disperkim menargetkan 141 rumah menerima bantuan renovasi. Jumlahnya meningkat dari tahun lalu yang hanya 100 rumah dengan total anggaran Rp 3 miliar.
Pada tahap pertama Juli lalu, sebanyak 64 rumah telah menerima bantuan. Tahap kedua yang akan disalurkan November ini menelan anggaran Rp 2,3 miliar. Dana tersebut digunakan untuk pembelian material dan upah tukang. “Penerima kami beri keleluasaan mengelola dana sesuai kebutuhan,” imbuhnya.
Namun, penerima tetap harus membuat laporan pertanggungjawaban sebelum akhir tahun. Sebelumnya, jumlah target awal rutilahu tahun ini mencapai 152 rumah tapi dikurangi setelah dilakukan pendataan ulang. Sebab, sebagian rumah sudah diperbaiki melalui program lain. (dia/dre/adv)