RADAR BATU – Sebanyak 35 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) telah tuntas disalurkan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan-KP) Kota Batu melalui 12 kali Gelar Pangan Murah (GPM) sepanjang tahun 2025. Penyalurannya tersebar di tiga kecamatan. Yakni Kecamatan Batu, Kecamatan Junrejo, dan Kecamatan Bumiaji.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan Distan-KP Kota Batu Lestari Aji mengatakan kegiatan ini merupakan langkah menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan. Terutama setelah sempat terjadi kelangkaan beras medium pada Agustus lalu. “Antusiasme masyarakat selalu tinggi karena harga yang ditawarkan lebih murah dari pasaran,” ujarnya.
Beras SPHP yang disalurkan seluruhnya berasal dari Bulog Regional Malang bekerja sama dengan PT Rajawali Nusindo. Selain beras, GPM juga menyediakan minyak goreng, gula, telur, dan bahan pokok lainnya.
Pada GPM terakhir yang digelar di Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, 16 Oktober lalu, sebanyak 2 ton beras dalam 400 kemasan 5 kilogram serta 60 liter minyak goreng ludes dalam waktu dua jam.
Harga beras dipatok Rp 58 ribu per kemasan 5 kilogram sedangkan minyak goreng Rp 15 ribu per liter. Setiap warga dibatasi maksimal membeli lima kemasan beras dan satu liter minyak untuk pemerataan.
Kegiatan juga mendapat pengawasan dari Koramil dan Polsek setempat. GPM ke-12 itu sekaligus memperingati Hari Pangan Sedunia ke-80. Meski menjadi agenda terakhir tahun ini, Lestari menyebut kegiatan serupa masih bisa digelar bila situasi mendesak. “Kami menunggu arahan pimpinan, khususnya jika harga pangan kembali bergejolak,” pungkasnya. (dia/dre)