KEPANJEN - Lubang di Jalan Lingkar Barat (Jalibar) Kepanjen perlahan mulai ditambal. Itu terlihat kemarin (11/2), saat Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang menambal sejumlah lubang di atas jembatan Sungai Metro. Juga di beberapa titik di sektor tengah-akhir jalan lintas Malang-Blitar tersebut.
Kegiatan tambal jalan yang disebut dengan ‘sapu lobang’ itu terlihat di jembatan Sungai Metro Jalibar sisi utara pada pukul 09.00. Tepatnya, di lajur dar Blitar menuju Malang. Bila dihitung, ada 10 lubang yang ditambal menggunakan aspal buton. Begitu pula di sisi selatannya, ada sejumlah 10 lubang yang juga ditutup dengan metode serupa.
“Penambalan hari ini (kemarin) dilakukan karena adanya aduan masyarakat yang mengeluhkan keberadaan lubang yang membahayakan di jalan tersebut,” terang Kabid Pemeliharaan DPUBM Kabupaten Malang Kurniawan Wijayanto. Penambalan jalan juga dilakukan di dekat putaran kedua sebelum ujung pertigaan Jalibar-Gunung Kawi. Dengan lebih dari lima tambalan jalan baru yang terlihat.
DPUBM memang menyasar lubang yang terbilang dalam dan cukup lebar. Yang sekiranya bisa membuat motor jatuh setelah melintasi lubang tersebut. "Total panjang jalan yang kami salob (tambal) sepanjang 300 meter, tersebar di beberapa titik," imbuh Wawan.
Salah satu lubang yang cukup besar ada di depan Warung Jalibar di dekat pertigaan Jalibar-Kepanjen Kota. Lubang tersebut menganga cukup besar dan dalam. Warga sampai memberikan tanda berupa bilah bambu dan kayu dengan selembar karung. Pada pukul 11.54 kemarin, pekerjaan tambal jalan belum menyentuh lubang itu. Tapi sudah ditambal setelah lewat pukul 12.00.
Di satu sisi, Wawan, sapaan akrabnya menyebut kalau sapu lobang saja tidak cukup. Tahun ini, pihaknya merencanakan untuk merehab sepanjang 1,8 kilometer jalan di sektor tengah Jalibar. Tepatnya dari depan warung Lumayan ke utara. “Jelasnya penanganannya berbeda, kalau tambal hanya pada spot-spot tertentu saja. Sementara kalau rehab ini pelapisan aspal terus tanpa putus,” ujar dia. (biy/by)
Editor : A. Nugroho