Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kondisi Korban Laka Truk Rem Blong di Batu: Satu Pasien Jalani Observasi Ketat karena Sempat Terlempar dari Kabin

Aditya Novrian • Kamis, 19 Februari 2026 | 14:25 WIB

Lilik Yuliani, salah satu korban laka truk rem blong menjalani perawatan di RS Bhayangkara Batu pada Kamis (19/2). (Rori Dinanda Bestari/Radar Malang)
Lilik Yuliani, salah satu korban laka truk rem blong menjalani perawatan di RS Bhayangkara Batu pada Kamis (19/2). (Rori Dinanda Bestari/Radar Malang)

BATU – Satu korban kecelakaan truk rem blong di Kota Batu, Lilik Yuliani (42), hingga Kamis (19/2) masih menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara TK III Hasta Brata Batu. Korban dirawat di ruang khusus setelah mengalami benturan keras saat insiden terjadi.

Lilik diketahui sempat terlempar keluar dari kabin kendaraan ketika kecelakaan berlangsung. Akibat kejadian tersebut, ia mengalami penurunan kesadaran dan langsung mendapat penanganan dari tim medis setibanya di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Dokter kemudian melakukan observasi ketat untuk memastikan tidak ada cedera serius, khususnya pada bagian kepala.

Baca Juga: Update Laka Truk Rem Blong di Batu: Dua Pasien Pulang, Dua Lainnya Masih Dirawat

Kasubbid Yanmeddokpol RS Bhayangkara TK III Hasta Brata Batu dr. Aulia Dewi Kusumawati SpEM mengatakan, standar perawatan yang diberikan setara dengan penanganan high care. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya gejala cedera kepala yang kerap timbul beberapa jam setelah benturan.

“Untungnya, hasil pemeriksaan penunjang melalui CT scan kepala terhadap Nyonya L menunjukkan hasil yang cukup melegakan karena tidak ditemukan adanya luka dalam atau perdarahan pada area otak,” ujarnya. Selain itu, hasil rontgen pada bagian dada dan leher juga tidak menunjukkan adanya patah tulang maupun cedera organ dalam.

Baca Juga: Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Truk Rem Blong di Batu, Berikut Link Videonya

Meski hasil pemeriksaan awal menunjukkan kondisi relatif aman, tim dokter belum mengizinkan pasien pulang. Observasi lanjutan tetap dilakukan guna memastikan fungsi motorik dan sensorik benar-benar pulih.

“Kalau terus membaik, bisa diperbolehkan dalam waktu dekat,” tambah Aulia.

Saat ini kondisi pasien dilaporkan stabil dan terus menunjukkan perkembangan positif di bawah pengawasan tim medis. (ori)

Editor : Aditya Novrian
#truk #rem blong #laka lantas