Tepatnya menjadi guru agama di daerah terpencil Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 1959 silam. Putra pasangan Fadjar Martodiharjo dan Salamah Fadjar ini mengajar agama di Sekolah Rakyat Negeri (SRN) Taliwang.
Selain itu, juga pernah menjadi mengajar di Sekolah Guru Bantu (SGB) Negeri dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Sumbawa Besar NTB pada rentang 1960-1963, dosen Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Malang pada 1972, dosen dan dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) hingga 1983 dan menjadi rektor UMM.
- Baca Juga : Wantimpres Malik Fadjar Meninggal Dunia
“Tak perlu diragukan lagi, beliau tokoh pendidikan yang tak pernah berhenti berkarya dan mengalir darah guru,” kata Anwar Hudijono, penulis perjalanan hidup Malik Fadjar.
Pewarta: Imam Editor : Shuvia Rahma