GERAMM yang berisi elemen mahasiswa dari GMKI, GMNI dan PMKRI menyatakan tidak melakukan aksi demo lagi. Sebab aksi yang mereka lakukan pada Kamis (8/10) kemarin disisipi oleh oknum-oknum tak bertanggungjawab yang melakukan anarki.
"Kami sementara tidak melakukan demo lagi, sembari tunggu keputusan DPR, "Ketua GMNI, Kaitanus Angwarmas.
Sementara itu, Aliansi Malang Melawan juga memilih untuk tidak melaksanakan demo. " Yang melakukan aksi pada Selasa (13/10) ini bukan kami, " Ujar Adnan Magribi salah seorang perwakilan Aliansi Malang Melawan.
Padahal, guna mengantisipasi demo yang diperkirakan akan terjadi lagi di Kota Malang, Polresta Malang Kota akan siagakan 3000 personel. Jumlah personel ini dibantu oleh BKO dari beberapa Polres dan 5 SSK dari TNI.
"Ya silahkan saja, kalau mau melakukan aksi, mau melakukan penyampaian pendapat, kita akan melayani dengan baik," tukas Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata usai rapat paripurna di Gedung DPRD Senin (12/10).
Pewarta: Errica Vannie Editor : Shuvia Rahma