"Daripada dibuang mengotori lingkungan, warga punya inisiatif bikin pot dari celana bekas," kata Sugeng Riyadi, Ketua RW 04 Bakalankrajan, Kamis (22/10) kepada tim juri Kampung Bersinar yang digelar Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang bekerja sama dengan Jawa Pos Radar Malang.
Menurutnya, area pot kreasi warga dari celana bekas tersebut punya daya tarik sendiri. Dimana beberapa orang datang ke sana hanya untuk selfie di area pot tematik tersebut. "Daur ulang itu jadi ikon sendiri di wilayah kami. Terutama di RT 05," jelas pria yang menjadi ketua RW selama kurang lebih setahun ini.
Ia melanjutkan, di RT 05/RW 04 tersebut juga ada olahan daur ulang limbah plastik, yang dibuat menjadi piring, baju, dan pot bunga. Pengolahan tersebut menjadi pelengkap program urban farming dan biopori di kawasan tersebut.
"Kreatifitas warga RT lima ini memang tinggi di bidang olahan limbah daur ulang. Selain itu, " ungkap dia. Lebih lanjut, di tempatnya juga ada urban farming. Sedangkan, untuk pemberdayaan PKK ada produk olahan jamu dan tempe. "Kalau biopori cuma ada empat titik, karena masih banyak lahan untuk resapan air," ungkap dia.
Pewarta: Imam N Editor : Shuvia Rahma