Kepala UPT Pasar Besar Batu Agus Suyadi membenarkan adanya kegiatan tersebut. Dari 57 pegawainya, 38 orang di antaranya sudah melaksanakan rapid test. Mereka yang di-rapid test seperti petugas kebersihan, satpam, pencatat harga kebutuhan pokok, dan lainnya. "Ini nanti menyusul lainnya karena di kami pegawai dibagi menjadi 3 shift," kata Agus.
Dia mengatakan, rapid test dilakukan kepada para pegawainya untuk meminimalisir penyebaran virus asal Tiongkok tersebut.
Agus menjelaskan, pegawainya yang meninggal karena Covid-19 berjenis kelamin perempuan dan berusia sekitar 33. Sebelum meninggal, almarhumah memiliki riwayat seperti berat badan yang obesitas dan juga darah tinggi. "Semoga tidak ada lagi pegawai kami yang terpapar Covid-19," tandasnya.
Untuk kondisi kantor UPT sendiri, menurut Agus, saat ini para pegawai masih masuk seperti biasanya. Pihaknya belum menerapkan Work From Home atau WFH. Tetapi langkah antisipasi sudah dilakukan seperti setiap hari melakukan penyemprotan disinfektan.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Sisir dr Yongki Orris mengatakan, dari 38 pegawai UPT Pasar Besar Batu yang di-rapid test ada 8 orang yang menunjukkan hasil reaktif. Mereka yang reaktif akan diminta untuk melakukan karantina mandiri. "Dan akan kami lakukan tracing lanjutan," kata Yongki.
Pewarta: Nugraha Perdana Editor : Editor : Hendarmono Al S.