Kartika Ekapaksi AMD, Ketua Tim Pelaksanaan Vaksinasi Puskesmas Janti menyebutkan, beberapa efek yang timbul diantaranya ada demam ringan, bengkak dan nyeri atau kemerahan di lokasi penyuntikan vaksin, kelelahan, pusing dan sakit kepala, hingga nyeri otot dan sendi di sekitar area suntikan.
"Beberapa efek samping itu merupakan gejala ringan yang muncul pada sebagian orang saja, tidak semuanya. Lalu umumnya bisa sembuh dengan sendirinya. Munculnya efek samping tersebut sebenarnya menandakan bahwa tubuh penerima vaksin sedang membentuk kekebalan atau imunitas terhadap virus Covid-19," terang wanita yang berprofesi sebagai bidan di Puskesmas Janti itu.
Walau jarang terjadi, pemberian vaksin, bisa menimbulkan efek samping yang lebih serius, seperti reaksi alergi berat atau anafilaktik. Reaksi tersebut dapat menyebabkan keluhan seperti sesak napas, lemas, hingga pingsan.
"Reaksi anafilaktik ini kejang-kejang yang terjadi karena tubuh menyatakan alergi terhadap senyawa kimia yang ada di dalam vaksin," kata dia.
Oleh karena itu, sebelum vaksinasi, penting dilakukan screening terlebih dahulu untuk melihat keadaan penerima vaksin. Termasuk perlu ada proses evaluasi 30 menit pasca penyuntikan untuk melihat apakah ada atau tidak efek samping dari vaksin.
"Jadi nanti habis vaksin jangan langsung pulang," terangnya.
Tim Vaksinator Covid-19 juga sudah menyiapkan kit dan penanganan pertama untuk efek berat vaksin Covid-19.
"Tiap vaksinator pasti menyediakan kit untuk penanganan reaksi anafilaktik. Sebab ini adalah kit wajib untuk imunisasi apapun tak hanya untuk vaksin Covid-19. Alhamdulillah sampai sekarang belum terpakai," ujar wanita yang tinggal di Sukun itu.
Maka, apabila ketika menerima vaksin Covid-19 nanti mengalami beberapa efek samping. Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat dilakukan untuk meringankan efek samping tersebut.
- Baca juga : Presiden Jokowi Terima Vaksin Covid-19 Pertama
Pertama, mengonsumsi air putih lebih banyak dan makan teratur. Kemudian memberikan kompres dingin di bagian yang sakit atau bengkak. Lalu mengonsumsi obat pereda nyeri, seperti paracetamol, sesuai anjuran dokter apabila terjadi demam. Terakhir, beristirahat yang cukup, yaitu dengan tidur sekitar 7–9 jam setiap malam.
Seperti diketahui program vaksinasi Covid-19 mulai dilaksanakan pada 13 Januari 2021 lalu. Terjadi pro kontra di masyarakat. Salah satunya adalah terkait efek yang mungkin bisa ditimbulkan pasca divaksin. Bahkan di linimasa, para netizen mengaitkan vaksinasi dengan anime populer Attack On Titan, dimana usai divaksin, seseorang akan menjadi titan alias raksasa yang hobi menyerang manusia.
Pewarta : Errica Vannie Editor : Shuvia Rahma