Salah satunya adalah Rahmanto, pria yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan swasta itu mengatakan bahwa baru kali ini tempatnya terdampak genangan air.
"Soalnya di Kelurahan Bareng, yang terdampak banjir biasanya meliputi 4 RT, di RW 7 dan RW 8," rinci pria yang akrab disapa Maman itu.
Menurut Maman, diperkirakan genangan air ini terjadi karena Sungai Botaled tak lagi mampu menampung air. Sehingga air pun meluap dan menggenang hingga ke Jalan Kawi.
"Tapi saya rasa ya karena curah hujan yang sangat deras tadi sih juga berpengaruh, lalu tadi saya lihat, beberapa saluran air di Jalan Kawi sepertinya ada banyak yang tertutup sampah,“ ungkapnya.
Selain di Jalan Kawi, akibat hujan deras pada Senin (18/1) sore tadi juga membuat genangan air di kawasan Pandanwangi, Blimbing, Malang.
Hal ini diungkapkan oleh Catherine, salah seorang warga yang tinggal di Perumahan di Pandanwangi.
"Di rumah saya, halaman tergenang air sampai setinggi mata kaki. Ini terjadi dua kali ketika hujan sangat lebat. Padahal tahun-tahun sebelumnya belum pernah seperti ini. Baru kali ini seperti ini," ungkap wanita berusia 24 tahun itu.
Banjir juga terpantau di kawasan jalan Mergan, Jalan Sebuku dan Jalan Danau Toba yang berada di kawasan Sawojajar.
Pewarta : Errica Vannie
Editor : Shuvia Rahma