Empat titik rekayasa lalin itu yakni Jalan Tenes-Tangkuban Perahu, Jalan Raya Sawojajar, Jalan Danau Toba dan Persimpangan Jembatan Kedungkandang. Rencana tersebut diberlakukan menyusul keluhan pengendara yang setiap harinya merasakan macet.
Kepala Dishub Kota Malang Handi Priyanto mengatakan, empat titik itu akan diterapkan one way (satu arah) maupun penambahan Area Traffic Control System (ATCS). Terutama di Persimpangan Jembatan Kedungkandang yang saat ini kerap dikeluhkan warga. ”Nantinya di persimpangan Jembatan Kedungkandang dari arah Muharto dilarang belok kanan dan akan dialihkan untuk berputar arah 200 meter di Jalan Ageng Gribig," katanya.
Selain itu, traffic light di Jalan Danau Toba dipasang untuk memudahkan pengendara belok ke kanan menuju Jembatan Kedungkandang. Sementara di Jalan Tenes-Tangkuban Perahu serta Jalan Raya Sawojajar juga akan menjadi satu arah. ”Satu arah itu dilakukan demi memecah kemacetan yang disebabkan sektor usaha di sana cukup ramai namun lebar jalan tidak cukup untuk dua arah," tandasnya.
Pewarta: Aditya Novrian Editor : Ahmad Yani