Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Komunitas di Malang Ini Ajari Anak-Anak Bikin Kerajinan Unik

Ahmad Yani • Minggu, 14 Februari 2021 | 01:22 WIB
Sakila Azzahra, bocah yang tinggal di Jalan Sultan Hasanuddin Penarukan, Kecamatan Kepanjen yang ditemukan dalam kondisi sudah meninggal. (ist)
Sakila Azzahra, bocah yang tinggal di Jalan Sultan Hasanuddin Penarukan, Kecamatan Kepanjen yang ditemukan dalam kondisi sudah meninggal. (ist)
MALANG KOTA – Komunitas Karya Bumi Ngalam (Kabunga) punya cara tersendiri untuk mengusir rasa bosan anak-anak sepanjang melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Salah satunya dengan mengajarkan anak-anak membuat hasta karya. Salah satu Anggota Komunitas Kabunga, Yustin, menuturkan, selain membuat karya, mereka juga diajarkan untuk menjual hasil karyanya.

”Tujuannya memang untuk menggerakkan kreativitas adik-adik di tengah pandemi seperti saat ini. Dalam satu minggu kini kami keliling ke 5 titik, salah satunya di Kelurahan Janti ini,” terang warga asal Kelurahan Bunulrejo tersebut.

Keterampilan yang dibuat pun beragam. Salah satunya yakni daur ulang kain perca menjadi gantungan kunci berbentuk payung. Pemilihan bentuk payung bukan tanpa alasan. Dalam waktu dekat Komunitas Kabunga bakal menggelar pameran bertajuk Pasar Payung Kutho Malang secara online dan offline.

Antusiasme anak-anak dalam mengikuti pelatihan pun cukup tinggi. Meski hanya dibatasi 20 peserta, namun hal tersebut tidak menyurutkan peserta yang berasal dari berbagai jenjang usia itu. Salah satu peserta pelatihan, Aisyah Aulia, menuturkan bahwa kegiatan ini membantunya melepas rasa jenuh saat pembelajaran daring. ”Sebelumnya pernah buat karya seperti ini tapi bahannya berbeda. Senang bisa belajar sesuatu yang baru,” terang siswi MAN 2 Malang itu.

Pemanfaatan bahan daur ulang ini, Aisyah menyebut, juga sangat bermanfaat karena menjadikan sesuatu yang dinilai tak lagi berguna menjadi sesuatu yang bisa dimanfaatkan. Selain itu, kegiatan daur ulang juga mampu mengurangi limbah yang ada di masyarakat. ”Rasanya menyenangkan, apalagi hasil (pelatihan) ini kan bisa dijual lagi, jadi bisa nambah uang jajan,” pungkasnya. (rmc/cho/iik) Editor : Ahmad Yani
#Kerajinan perca di malang #kerajinan unik malang #ketrampilan anak #anak kreatif malang