Rencana tersebut disambut positif takmir Masjid Jami Kota Malang. ”Saya kira ini dampaknya akan positif, demi kemaslahatan yang lebih luas. Di samping itu, juga semangat beribadah masyarakat, khususnya di bulan ramdan akan lebih terjaga, tanpa mengurangi kesemarakan ramadaan,” terang Zaenal, salah seorang pengurus Masjid Jami Kota Malang.
Menurutnya, tahun ini Masjid Jami tetap menggelar ibadah salat tarawih dan Idul Fitri seperti tahun tahun lalu. Tentunya dengan prokol kesehatan yang ketat, seperti pembatasan jamaah, adanya tempat mencuci tangan, penggunaan thermo gun dan sebagainya. “Sejak tahun lalu sudah dilaksanakan tarawih dan salat Idul Fitri sesuai dengan protokol kesehatan,” terang Zaenal.
Ia menambahkan, tertibnya jamaah dalam mengikuti protokol kesehatan menjadi alasan tidak adanya kluster baru Covid-19 di Masjid Jami. “Untuk tahun ini Insyallah persiapan pelaksanaan tarawih dan Idul Fitri tidak ada kendala. Kami sufah mempunyai pengalaman pada tahun lalu. Serta jamaah Masjid Jami juga tertib mengikuti protokol kesehatan,” pungkasnya.
Pewarta: Andika Satria Perdana Editor : Ahmad Yani