Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kajari Kota Malang Keluhkan Masalah Ini Saat Uji Publik Calon Sekda

Ahmad Yani • Jumat, 9 April 2021 | 15:30 WIB
Tiga calon Sekda Kota Malang bersama jajaran dan perwakilan Forkopimda Kota Malang serta undangan foto bersama usai uji publik. (darmono/radar malang)
Tiga calon Sekda Kota Malang bersama jajaran dan perwakilan Forkopimda Kota Malang serta undangan foto bersama usai uji publik. (darmono/radar malang)
MALANG KOTA – Uji publik Sekda Kota Malang juga mengungkap sejumlah hal yang jarang diketahui publik Kota Malang. Termasuk lontaran Kepala Kejari (Kajari) Kota Malang Andi Darmawangsa SH MH. Dia menyebut jika masih ada problem yang harus diperbaiki terkait komunikasi Forkopimda Kota Malang.

Sejumlah pihak turut hadir dalam uji publik yang dihelat di gedung Ngalam Command Center (NCC) kemarin (8/4). Seperti Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Diana Kartika, Dandim 0833 Letkol Arm Ferdian Primadhona SE MTr (Han), Kepala Kejaksanaan Negeri (Kejari) Kota Malang Andi Darmawangsa SH MH, Kepala Pengadilan Negeri (PN) Kota Malang Nuruli Mahdilis SH MH, dan Kabagops Polresta Kota Malang Kompol Sutantyo.

Kegiatan yang dipandu Direktur Jawa Pos Radar Malang Kurniawan Muhammad itu termasuk mencuatkan salah satu keluhan Kajari Kota Malang Andi Darmawangsa SH MH. Dia awalnya bertanya kepada Erik Setyo Santoso soal bagaimana menyikapi permasalahan hukum bila menjerat ASN. Setelah mendapat jawaban yang berpatokan pada pentingnya sinergi dan pendampingan hukum, dia turut menyampaikan sejumlah pesan kepada 3 kandidat sekda.

”Saya titip, siapa pun yang terpilih nanti, bagaimana (caranya) bisa membentuk suatu media yang bisa menyatukan forkopimda,” kata Andi. Pesan itu cukup beralasan. Sebab, dia melihat ada problem komunikasi yang terjadi di jajaran forkopimda. ”Terkadang ada kegiatan-kegiatan yang digelar muspida (musyawarah pimpinan daerah), tapi (kami) tidak saling tahu,” tambah dia.

Alasan itulah yang membuat dia berharap sosok sekda nantinya bisa membuat media komunikasi khusus agar seluruh jajaran Forkopimda Kota Malang saling menyatu.

Pesan itu sempat ditanggapi Erik. ”Sinergitas forkopimda memang harus bisa sampai substansi yang qualified. Jadi tidak hanya sebatas seremonial, tapi juga menyangkut banyak aspek,” terang dia.

Sebagai penguat, pemandu uji publik kemarin, Kurniawan Muhammad, turut menyimpulkan pesan dari Andi Darmawangsa. ”Jadi, siapa pun yang terpilih nantinya harus bisa menjaga orkestrasi yang harmonis dari forkopimda,” kata Mas Kum–sapaan karibnya.

Untuk diketahui, sebelumnya ada 6 kandidat yang maju dalam pemilihan Sekda Kota Malang tersebut. Setelah melewati sejumlah tahapan dari tim panitia seleksi (pansel), jumlahnya mengerucut menjadi 3 kandidat. Mereka adalah Dr Handi Priyanto AP MSi, Erik Setyo Santoso ST MT dan Drs Subkhan MAP.(rmc/arl/c1/by) Editor : Ahmad Yani
#calon sekda #uji publik #Seleksi #sekkota malang #Kota Malang #sekda