Penelaah Bahan Kajian Bencana Alam Seksi Logistik Penanggulangan Bencana Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Malang, Cornellia Selvyana Ayoe mengatakan, pada saat terjadi gempa Sabtu (10/4) lalu, rumah korban sudah muncul retakan di tembok dan lantai ruang tamu.
Kemudian, dia melanjutkan, terjadinya gempa susulan dihari berikutnya memperparah lantai di ruang tamu semakin miring. “Puncaknya pada hari Senin Malam, tanah mengalami ambles,” bebernya. Ruang tamu yang ambles tersebut berukuran panjang 4 meter dan lebar kurang lebih 2,5 meter serta ke dalaman sekitar 3 meter.
Adapun yang terdampak, Selvy menyebut, di antaranya, ruang tamu tidak dapat digunakan sementara. Selain itu juga terjadi retakan di sekitar lubang septictank dan resapan tidak bisa digunakan untuk sementara. “Beberapa meja dan kursi rusak akibat ikut ambles dan Akses keluar masuk pemilik rumah menjadi terganggu,”terangnya.
Atas kejadian tanah longsor tersebut, BPBD sudah menyalurkan bantuan batu bata sebanyak 650 buah, semen dan lauk pauk 10 paket. “Lauk pauk itu untuk kerja bakti warga,”imbuhnya.
Selain itu, juga dilakukan asesmen terkait kerusakan, kerugian, dan sumber daya yang terdampak di lokasi kejadianIa mengimbau, warga sekitar untuk tidak mendekat di lokasi kejadian.
Pewarta: ulfa Afrian Editor : Ahmad Yani