Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Visiting Lecture dan Program 3 in 1 Diksasindo UB Hadirkan Perspektif Internasional dalam Pengembangan Bahan Ajar BIPA

C
Penulis: Choirun Nisa❯
Visiting Lecture Diksasindo UB (Sumber: Dokumentasi Diksasindo FIB UB)
Visiting Lecture Diksasindo UB (Sumber: Dokumentasi Diksasindo FIB UB)

Advertisement

MALANG, RADAR MALANG – Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya menyelenggarakan kegiatan Visiting Lecture dan Program 3 in 1 bertajuk “Pengembangan Bahan Ajar BIPA Berbasis Budaya Lokal melalui Integrasi Perspektif Internasional dan Praktik Profesional” pada Rabu (20/5/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara luring dan daring melalui Zoom Meeting ini menghadirkan narasumber internasional, Asst. Prof. Dr. Sainee Tamphu dari Yala Rajabhat University, Thailand, serta dosen praktisi, Dr. Renda Yuriananta, M.Pd. dari Universitas Negeri Malang.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, khususnya Mahasiswa pengampu mata kuliah Pengembangan Bahan Ajar BIPA. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai pengembangan bahan ajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) yang mengintegrasikan budaya lokal dengan perspektif internasional serta kebutuhan praktis pembelajaran bahasa di era global.

Advertisement

Dalam pemaparannya, Dr. Sainee Tamphu menjelaskan perkembangan pembelajaran BIPA di Yala Rajabhat University, Thailand. Ia menyampaikan bahwa minat mahasiswa Thailand terhadap bahasa Indonesia terus meningkat seiring berkembangnya kerja sama pendidikan, pertukaran mahasiswa, dan kebutuhan komunikasi lintas negara di kawasan Asia Tenggara. Selain itu, beliau juga membagikan pengalaman mengajar bahasa Indonesia kepada mahasiswa Thailand, termasuk tantangan yang dihadapi pembelajar asing dalam memahami aspek kebahasaan dan budaya Indonesia. Pemaparan tersebut memberikan gambaran nyata kepada mahasiswa mengenai dinamika pembelajaran BIPA dalam konteks internasional.

Sementara itu, Dr. Renda Yuriananta, M.Pd. membahas konsep dasar BIPA, pengembangan bahan ajar, serta pemanfaatan media digital dalam pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing. Ia menekankan pentingnya inovasi dalam penyusunan materi pembelajaran agar lebih menarik, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan pembelajar di era digital. Selain itu, mahasiswa juga diperkenalkan pada penerapan gamifikasi sebagai strategi untuk meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran.

Sebagai bagian dari rangkaian Program 3 in 1, mahasiswa tidak hanya memperoleh materi dari para narasumber, tetapi juga mendapatkan pendampingan dalam mengembangkan media pembelajaran BIPA berbasis digital. Salah satu luaran yang dihasilkan dalam kegiatan ini adalah rancangan website pembelajaran BIPA yang dirancang oleh mahasiswa sebagai sarana pembelajaran interaktif bagi penutur asing. Melalui proyek tersebut, mahasiswa diajak untuk mengintegrasikan materi kebahasaan dan budaya Indonesia ke dalam media pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan pembelajar BIPA.

Dosen pengampu mata kuliah Pengembangan Bahan Ajar BIPA, Dr. Nia Budiana, M.Pd., menyampaikan bahwa program ini menjadi ruang perjumpaan berbagai perspektif akademik, profesional, dan budaya. Menurutnya, “Program 3 in 1 bukan sekadar menghadirkan narasumber dari berbagai institusi, tetapi juga menghadirkan ruang perjumpaan gagasan, pengalaman, dan budaya. Kehadiran dosen dari Yala Rajabhat University, Thailand, serta praktisi BIPA dari Universitas Negeri Malang memperkaya perspektif mahasiswa dan memperkuat komitmen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berwawasan global.”

Melalui kegiatan Visiting Lecture dan Program 3 in 1 ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami konsep pengembangan bahan ajar BIPA secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkannya dalam bentuk media pembelajaran yang inovatif. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FIB UB dalam menghasilkan lulusan yang adaptif, kreatif, serta memiliki wawasan global dalam bidang pengajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing. 

 

Advertisement

Artikel Terkait

Ingin Mendaftar KIP-Kuliah atau PIP? Cek Desil Kesejahteraan Terlebih Dahulu, Berikut Langkah-Langkahnya!

Ingin Mendaftar KIP-Kuliah atau PIP? Cek Desil Kesejahteraan Terlebih Dahulu, Berikut Langkah-Langkahnya!

Jika ingin mendaftar KIP-Kuliah dan PIP, pastikan anda tergolong di desil 1 hingga 5. Berikut cara cek desil kesejahteraan anda!

Bukan Cuma Ruang Kelas, Ini Deretan Fasilitas Unisma yang Bisa Dimanfaatkan Mahasiswa Sejak Hari Pertama Kuliah

Bukan Cuma Ruang Kelas, Ini Deretan Fasilitas Unisma yang Bisa Dimanfaatkan Mahasiswa Sejak Hari Pertama Kuliah

Banyak calon mahasiswa hanya mengenal kampus dari gedung perkuliahan yang terlihat dari luar. Padahal, selama menjalani perkuliahan, mahasiswa akan memanfaatkan berbagai fasilitas lain

Mau Kuliah di Unisma? Kenali Fasilitas Kampus yang Siap Mendukung Belajar hingga Pengembangan Diri

Mau Kuliah di Unisma? Kenali Fasilitas Kampus yang Siap Mendukung Belajar hingga Pengembangan Diri

Universitas Islam Malang (Unisma) menyediakan berbagai fasilitas akademik dan penunjang yang dirancang untuk mendukung proses pembelajaran, penelitian, hingga pengembangan kompetensi mahasiswa.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer