Mendukung pemulihan bumi, juga bisa dimulai dari diri sendiri dengan melakukan hal-hal kecil di sekitar kita. Seperti yang diungkapkan oleh Oeliva Iswandi, salah seorang founder LSM lingkungan, Development of Awareness (DoA).
Baca juga:
Rayakan Hari Bumi Sedunia, Google Doodle Tumbuh Pohon
OJK Tunggu Instruksi Pusat Terkait Polis Bumiputera yang Macet
“Hari Bumi ini berhimpitan dengan Hari Kartini. Sudah saatnya kita jadi Kartini bagi bumi. Karena peran Kartini sangat urgent dalam menjaga dan mencintai bumi,” kata Oeliva Iswandi.
Sebagai Kartini bagi bumi, apa yang bisa dilakukan? Hal-hal kecil tapi kontinyu bisa dilakukan. “Membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah organik, anorganik, residu dan B3,” kata alumni UIN Sunan Ampel Surabaya.
Selain itu juga dengan mengolah sampah, mengurangi barang sekali pakai yang malah menghasilkan lebih banyak lagi sampah. Menghemat energi dan listrik, menanam dan merawat pohon atau tanaman, memakai kembali barang-barang yang masih bisa dipakai, mengikuti komunitas peduli lingkungan.
Lalu, menjaga sungai dengan tidak membuang sampah atau limbah, tidak menggunakan tisu berlebihan, membawa tumblr atau wadah minum isi ulang, tidak memakai pembalut atau popok sekali pakai, mengompos dan membuat serta mengisi lubang biopori.
“Ada banyak cara untuk menjaga bumi kita. Karena menjaga bumi adalah wujud nyata menjaga generasi. Lakukan apa yang saat ini bisa kita lakukan untuk bumi asalkan kita istiqomah melakukannya perubahan untuk bumi yang lebih baik pasti nyata akan terjadi,” tutupnya.
Pewarta: Intan Refa Septiana Editor : Shuvia Rahma