Direktur Marketing BLK-LN CKS, Imelda mengatakan, temuan tersebut didapat setelah melihat pesan Facebook di salah satu akun calon TKW. Dalam pesan itu, terdapat provokasi yang menjelekkan sistem di BLK tersebut. Bahkan, ada bukti autentik berupa voicemail yang memprovokasi 5 calon TKW untuk kabur.
”Temuan itu kami serahkan ke pihak kepolisian agar cepat ditindak," ucap Imelda kepada Jawa Pos Radar Malang pada Sabtu (12/6).
Imelda pun membantah jika ada tindak kekerasan atau bahkan penelantaran. Para calon TKW dididik secara manusiawi dengan tempat yang layak. Dia juga menyebut keseluruhan perizinan di BLK-LN CKS telah memenuhi syarat beroperasi sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kami dari PT CKS adalah PT yang resmi memiliki izin lengkap dari kota provinsi atau dari kementerian juga. Jadi tidak betul kalau tidak izin resmi itu," tutupnya.
Pewarta: Aditya Novrian Editor : Shuvia Rahma