Lanal Malang awalnya menyediakan 150 sampai 200 kuota vaksin. Namun, dengan tingginya animo masyarakat yang mendaftar sejak pagi, membuat mereka harus menambah kuota hingga 300 vaksin Covid-19. "Animo masyarakat ternyata sangat tinggi, mulai jam 03 hingga jam 04 pagi sudah ada masyarakat yang menunggu. Akhirnya, kebijakan dari pimpinan Lanal, kami menambah menjadi 300 kuota," terang Kepala Balai Kesehatan Lanal Malang Lettu Laut (K) Weko Prastowo.
Untuk mencegah kerumunan, pihak Lanal Malang memecah antrean massa. Ketika kuota sudah terpenuhi, mereka menghimbau masyarakat untuk kembali keesokan harinya. Seperti diketahui, pelaksanaan vaksinasi untuk masyarakat umum oleh Lanal Malang diselenggarakan selama dua hari, Rabu (14/7) dan Kamis (15/7).
"Kami tetap melaksanakan protokol, antrean massa ini kadang juga membawa emosi tinggi, kadang ngomel-ngomel seperti biasanya lah. Tapi kamu harus memisahkan cepat, seperti yang diliat sekarang. Tempat duduk kami beri jarak, setiap setelah pelaksanaan vaksinasi kami melakukan sterilisasi dengan desinfektan," jelas Weko.
Pada pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kali ini, Lanal Malang menggunakan dua tim vaksinator yang masing-masing terdiri dari lima anggota. Semua vaksinator tersebut merupakan personel dari Balai Kesehatan Lanal Malang.
Lebih lanjut, Weko menambahkan, pihak Lanal Malang akan selalu bersedia untuk membantu pemerintah dalam program percepatan vaksinasi. "Semoga vaksin ini bisa untuk segera menghilangkan pandemi Covid-19. Pelan-pelan kita berupaya bareng dengan berbagai unsur dan elemen,” pungkasnya.
Pewarta: Andika Satria Perdana
Editor : Ahmad Yani