Korban diketahui bernama Agus Suhartono, warga Perum Tambak Asri blok F22, Desa Tambak Asri, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang. Dia ditemukan tidak bernyawa sekira pukul 05.00 WIB oleh seorang warga bernama Yulias, 31.
Kapolsek Kedungkandang Kompol Yusuf Suryadi menjelaskan, awalnya saksi (Yulias) pertama kali melihat korban dalam keadaan tidur duduk di pos satpam. "Saksi ini pertama kali merasa janggal karena lampu taman perumahan belum dimatikan, setelah itu dia ke pos satpam dan melihat korban sudah tidak bernyawa," terangnya.
Saat ditemukan, korban memang dalam keadaan duduk dengan kulit yang sudah pucat. Dari kesaksian warga setempat, Yusuf mengungkapkan bahwa korban masih bekerja normal semalam sebelumnya.
"Masih kerja dan sehat semalam itu, makanya ketika ditemukan (tewas) juga warga pun kaget," ungkapnya. Sayangnya, tidak satupun warga berani mengevakuasi jenazah korban saat hari sudah terang.
"Tidak ada yang berani, akhirnya mereka panggil polisi dan PMI Kota Malang," tambah perwira dengan satu melati di pundaknya itu.
Yang pasti, hasil swab antigen korban menunjukkan hasil negatif. "Alhamdulillah negatif," kata Yusuf. Pemeriksaan lebih lanjut mengatakan bahwa korban diduga meninggal karena serangan jantung. "Diduga karena serangan jantung, atau angin duduk," ujar mantan Kapolsek Kalipare, Polres Malang tersebut. Selanjutnya, pada pukul 07.00 WIB jenazah langsung dievakuasi ke Unit Forensik RSAA guna menjalani visum.
Pewarta: Biyan Mudzaky Editor : Farik Fajarwati