Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Gudang di Bumiayu Malang Terbakar, Rp 30 Juta Melayang

Shuvia Rahma • Kamis, 9 September 2021 | 23:44 WIB
Petugas memadamkan api yang membakar gudang di Bumiayu (Damkar Kota Malang/ist)
Petugas memadamkan api yang membakar gudang di Bumiayu (Damkar Kota Malang/ist)
MALANG KOTA - Kebakaran terjadi pagi tadi, Kamis (9/9) di Bumiayu. Sebuah gudang yang menampung barang rongsokan di Jl. Kyai Parseh Jaya, RT 06/RW 04, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang terbakar hebat. Petugas mengalami kesulitan menjinakkan api karena gudang yang diduga milik pengepul barang rongsokan itu berisi barang-barang yang mudah terbakar.

Kejadian itu terjadi di gudang milik Sigit Sugianto, 41 yang berisikan rongsokan berupa plastik, dan karet. "Ini sepertinya gudang pengepul barang rongsokan, karena isinya ada plastik-plastik, botol bekas dan bahan-bahan karet," terang Kepala UPT Damkar Kota Malang, M. Teguh Budi Wibowo. Asap pun kadung tebal dan ada asap hitam pertanda karet terbakar. "Iya dari sana tahunya, dan ada tiga titik sumber api disana. Yang utama ada di dalam," tambahnya.

Pihaknya pun mengalami kesulitan dalam memadamkan api yang membakar area seluas 100 meter persegi. "Karena tumpukannya tinggi sementara sumber api berada dibawah-bawah, jadi kami harus korek-korek lagi," kata dia. Api pun nyaris menyambar salah satu pilar penyangga atap gudang. "Iya hampir, bahaya karena tiangnya dari kayu," ucap Teguh.

Butuh waktu satu jam untuk memadamkan api. Empat unit Damkar dan satu unit rescue pun dikerahkan. "Jadi memang butuh effort, air yang digunakan pun sampai 20 ribu liter," papar dia. Kerugian dalam kejadian ini sendiri ditafsir Rp 30 juta.

Informasi yang didapat petugas Damkar dari salah satu karyawan, ialah terbakarnya rongsokan akibat panas matahari. Namun warga lain mengatakan yang berbeda. "Iya salah satu karyawan mengatakan bahwa itu karena panas matahari, tapi warga lain bilang kalau di sini sering bakar sampah. Kemungkinan untuk kepentingan pilah, yang jelek dibakar," ujar Teguh.

Dugaan soal kesengajaan itu sendiri dibenarkan oleh Kapolsek Kedungkandang, Kompol Yusuf Suryadi. "Iya, memang sengaja dibakar oleh pemiliknya, kemudian dua karyawannya diminta untuk tunggui," ungkap dia. Namun demikian, berdasarkan keterangan warga, kepulan asap sendiri terlihat dua jam sebelumnya. "Sekitar 08.00 sudah kelihatan asap, dan warga sempat memadamkan seadanya," pungkas mantan Kapolsek Kalipare, Polres Malang itu.



Pewarta: Biyan Mudzaky Editor : Shuvia Rahma
#Kebakaran malang #damkar kota malang