Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Ajak Pemuda Aktif Berantas Korupsi, KPK Gelar Sekolah Intensif

Farik Fajarwati • Sabtu, 2 Oktober 2021 | 03:05 WIB
Lewat program Sekolah Intensif Pemuda & LSM Anti Korupsi 2021, pemuda diajak untuk aktif dalam upaya pencegahan korupsi. (ist)
Lewat program Sekolah Intensif Pemuda & LSM Anti Korupsi 2021, pemuda diajak untuk aktif dalam upaya pencegahan korupsi. (ist)
RADAR MALANG - Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajak masyarakat Jawa Timur berperan aktif dalam memberantas korupsi. Salah satunya lewat program Sekolah Intensif Pemuda & LSM Anti Korupsi 2021. Acara yang digelar selama 3 hari mulai Jumat (1/10) sampai Minggu (3/10) tersebut digelar di Ibis Styles Malang Hotel.

Di buka langsung oleh Wali Kota Malang Drs H Sutiaji, orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tersebut memberikan apresiasi kepada penyelenggara. “Hari ini kita kumpul bersama para pemuda pegiat semua, baik LSM maupun pemuda semua untuk bersama-sama membangun bangsa kita. Agar ke depan lebih tergaransi oleh para aparat yang mempunyai nilai-nilai dan komitmen dalam membangun bangsa dan negaranya” ujar Sutiaji.

Sebanyak 30 peserta Sekolah Intensif Pemuda & LSM Anti Korupsi 2021 dari wilayah Jawa Timur tersebut merupakan hasil seleksi dari 410 pendaftar yang masuk. Sebelum mengikuti kegiatan, 30 peserta ini juga sudah dinyatakan negatif tes swabnya.

Turut hadir dalam pembukaan ini Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK Brigjen Kumbul Kuswidjanto Sudjadi, Dandim 0833 Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona dan Kepala Bakesbangpol Kota Malang Dra Rinawati MM.

“Kami diminta untuk menyampaikan amanah kepada yang berhak, yaitu rakyat. Saya kira itu titip saya kepada adik-adik semua, karena pemuda adalah harapan bangsa dan semoga apa yang sudah kita cita-citakan semua dan sudah diprediksi oleh analis dunia Indonesia akan menjadi mercusuar di tahun 2050 menjadi 4 negara besar berpengaruh dan semoga itu benar terjadi,” tambah Sutiaji.

Sementara itu Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK Brigjen Kumbul Kuswidjanto Sudjadi meminta agar peserta yang sudah terpilih mampu mendorong, melawan dan melaporkan apabila terjadi tindak pidana korupsi terutama di Jawa Timur.

“Dipundak rekan-rekan inilah pengawasan Jawa Timur kami serahkan. Kami tunggu laporannya setelah bimtek ini, kami tunggu action-nya," tegas Kumbul.

Kegiatan bimtek tersebut juga melibatkan beberapa pakar ahli terkait titik rawan terjadinya korupsi. Para peserta juga akan dibekali dengan kemampuan melakukan investigasi, untuk mengumpulkan bukti sehingga membuat laporan yang berkualitas. (*) Editor : Farik Fajarwati
#komisi pemberantasan korupsi #Sekolah Intensif KPK #LSM Anti Korupsi 2021 #Pemuda bebas korupsi