”Saat ini lebih kami tekankan belanja di pasar sambil melihat protokol kesehatannya ya. Yakni melalui gerakan belanja ke pasar rakyat, ASN harus memberikan contoh,” terangnya. Orang nomor satu di Kota Malang itu menegaskan bahwa siapa lagi yang menguatkan pasar, kalau bukan masyarakatnya sendiri.
Oleh karenanya, dia mengajak semua ASN agar belanja ke pasar. ”Kalau ASN di Kota Malang ada 6 sampai 7 ribu, lalu mereka setiap hari belanja ke pasar atau seminggu sekali belanja Rp 50 ribu. Sudah berapa perputaran uang. Atau menghabiskan sehari Rp 20 ribu, maka perputarannya sudah luar biasa,” terangnya.
Lanjut Sutiaji, ketika perputaran uang terjadi di pasar maka nantinya yang merasakan dampaknya juga masyarakat sendiri. Karena pendapatan APBD dari rakyat sehingga Pemkot Malang berharap masyarakat juga ikut merasakan. ”Oleh karenanya kami berharap ekonomi rakyat bisa semakin dikuatkan,” pesannya.
Sementara itu, saat melakukan pantauan ke pasar, Sutiaji mengatakan bahwa kesadaran protokol kesehatan di pasar sudah baik. ”Sambil (ASN yang belanja ke pasar) nanti bisa mengingatkan yang tidak memakai masker,” pungkasnya. (bin/dik/rmc) Editor : Farik Fajarwati