Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Antisipasi Laka, Ganti Bantalan Rel Kereta di Jembatan Tua

Mardi Sampurno • Senin, 1 November 2021 | 06:00 WIB
Sejumlah pekerja saat melakukan penggantian kayu bantalan rel kereta di jembatan kawasan Jalan Trunojoyo, Kiduldalem, Kota Malang Kamis (28/10). (Darmono/Radar Malang)
Sejumlah pekerja saat melakukan penggantian kayu bantalan rel kereta di jembatan kawasan Jalan Trunojoyo, Kiduldalem, Kota Malang Kamis (28/10). (Darmono/Radar Malang)
MALANG KOTA – Sejumlah pekerja di jembatan rel kereta api Jalan Trunojoyo, Kiduldalem, Kota Malang melakukan pergantian sebanyak 72 kayu bantalan rel baru di jembatan tua tersebut. Perawatan dan perbaikan rel wajib dilakukan tunjuannya agar kereta api tak sampai celaka. Penggantian kayu bantalan rel yang aus dilakukan secara periodik.

Mandor proyek perbaikan dan perawatan rel Winanto mengatakan, perbaikan bantalan rel kereta api ini memang rutin dilakukan. ”Kami menyesuaikan, tergantung keadaan di lapangan,” ungkapnya. Yang jelas, menurut dia, bantalan rel tersebut diganti karena memang sudah aus atau usang. Sehingga dikhawatirkan lapuk dan bisa membahayakan bila dilewati kereta api secara terus menerus. “Dan juga tentunya agar semakin bagus, demi kenyamanan bersama,” ungkapnya.

Photo
Photo
Bantalan rel ini diganti karena sudah aus atau usang. Sehingga dikhawatirkan lapuk dan bisa membahayakan apabila dilewati kereta api secara terus menerus. (darmono/radar malang)

Dia menyebutkan, ada 72 kayu bantalan rel yang diganti. Pengerjaan akan menghabiskan waktu sekitar seminggu. Hal itu karena penggantian bantalan rel harus dihentikan saat ada kereta yang melintas. “Pengerjaaan sudah dimulai 27 Oktober lalu, dan kalau ada kereta lewat, kami harus minggir dulu,” ungkapnya.

Sementara itu, Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif mengatakan, perbaikan bantalan rel kereta api sudah menjadi program perawatan rutin. “Sesuai urgensinya, kami lihat itu mana yang perlu dan tidak perlu,” ungkapnya. Dia berharap, adanya perbaikan rutin ini bisa memaksimalkan layanan KA untuk penumpang. Sebab, kenyamanan tetap menjadi perhatian utama. “Bukan hanya keselamatan yang diperhatikan, tapi juga kenyamanan penumpang,” pungkasnya. (ulf/nay/rmc) Editor : Mardi Sampurno
#ganti rel #kereta api #PT KAI Daop 8 Surabaya